Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Geger Temuan Puntung Rokok dalam Menu Makan Bergizi Gratis di Wonogiri, Pengelola Sebut Ada Kejanggalan

Ghina Nailal Husna • Senin, 11 Mei 2026 | 21:04 WIB
Ilustrasi puntung rokok
Ilustrasi puntung rokok

 

RADAR KUDUS – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Jawa Tengah diwarnai insiden yang mengejutkan.

Sebuah puntung rokok ditemukan di dalam wadah makanan (ompreng) milik seorang siswa Kelompok Bermain (KB) Pesido, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

Temuan ini memicu kekhawatiran terkait standar higienitas dan pengawasan dalam penyediaan makanan bagi anak-anak sekolah.

Baca Juga: Memanas! Eks ART Erin Taulany Buka Suara, Bantah Tudingan Curi Baju dan Rekam Anak Secara Diam-Diam

Puntung rokok tersebut ditemukan tercampur di tengah menu lauk berupa oseng teri dan tempe.

Diketahui, pasokan makanan tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatiroto 1.

Segera setelah laporan diterima, pihak pengelola program langsung mengambil langkah darurat.

Seluruh paket makanan yang telah didistribusikan pada hari itu ditarik kembali guna menghindari risiko kesehatan bagi para siswa. 

Pihak SPPG kemudian menggantinya dengan menu baru yang dipastikan telah melalui pengecekan ulang.

Kepala SPPG Jatiroto 1, Richard Heidy Pratama, mengonfirmasi kejadian tersebut namun mengungkapkan adanya sejumlah poin yang dirasa tidak wajar berdasarkan pengamatan fisik benda yang ditemukan.

Richard menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap puntung rokok yang menjadi sumber kegaduhan tersebut. Menurutnya, terdapat anomali jika benda tersebut diklaim ikut melalui proses memasak di atas kompor.

"Ada kejanggalan yang kami temukan. Meski bagian luar kertas puntung rokok tersebut tampak berminyak karena terkena bumbu oseng, namun bagian filternya masih dalam kondisi kering.

Secara logika, jika benda itu ikut dimasak dalam waktu lama di dalam wajan, seharusnya seluruh bagian filter sudah basah dan menyerap minyak atau air," jelas Richard.

Meskipun terdapat indikasi kejanggalan, pihak pengelola tidak ingin berspekulasi lebih jauh mengenai adanya unsur kesengajaan atau sabotase. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan konsumsi bagi para siswa.

Insiden ini menjadi pukulan bagi pelaksanaan program MBG di Wonogiri yang baru berjalan.

Pihak SPPG Jatiroto 1 menyatakan akan melakukan evaluasi total terhadap seluruh rantai produksi makanan.

Evaluasi tersebut mencakup:

Baca Juga: Momen Haru dan Bahagia: Al Ghazali dan Alyssa Daguise Resmi Sambut Kelahiran Putri Pertama, Soleil Zephora Ghazali

  1. SOP Bahan Baku: Pengetatan sortir bahan makanan sebelum masuk ke dapur produksi.

  2. Sterilisasi Area Memasak: Memastikan seluruh petugas dapur mematuhi protokol kesehatan dan kebersihan, termasuk larangan merokok di area produksi.

  3. Proses Distribusi: Memantau keamanan wadah makanan sejak keluar dari dapur hingga sampai ke tangan siswa.

Pemerintah daerah setempat diharapkan turut turun tangan untuk mengaudit standar operasional di setiap SPPG agar program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan sesuai tujuan awalnya, yakni meningkatkan kualitas gizi anak bangsa tanpa mengesampingkan aspek keamanan pangan. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#SPPG Jatiroto #wonogiri #Makan Bergizi Gratis #puntung rokok #keamanan pangan