Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Positif TBC, Satu Calon Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Batal Berangkat

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 8 Mei 2026 | 07:52 WIB
Ilustrasi ibadah haji di mekkah. (Gemini AI)
Ilustrasi ibadah haji di mekkah. (Gemini AI)

SURABAYA, Radar Kudus – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji Embarkasi Surabaya sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. Dari hasil skrining terbaru, satu calon jemaah dipastikan gagal berangkat setelah dinyatakan positif Tuberkulosis (TBC).

Setiap calon jemaah yang tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya wajib menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, tes urine bagi perempuan usia subur, hingga skrining penyakit menular seperti TBC.

Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan, menjelaskan bahwa terdapat 21 calon jemaah yang menjalani pemeriksaan lanjutan terkait indikasi TBC berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan tahap kedua di daerah asal masing-masing.

Baca Juga: Nekat Bawa Jemaah Haji Ilegal? Siapkan Denda Rp230 Juta, Dipenjara dan Dideportasi

Dari total tersebut, satu orang dinyatakan positif TBC sehingga tidak diperkenankan berangkat ke Tanah Suci karena dinilai tidak memenuhi syarat kesehatan penerbangan. Sementara calon jemaah lainnya dinyatakan negatif, meski sebagian masih harus dipantau kondisi kesehatannya sebelum diberangkatkan pada kloter berikutnya.

Rosidi mengatakan pihaknya tetap memberikan kesempatan kepada calon jemaah yang hasil skriningnya negatif namun membutuhkan pemulihan kesehatan. Jika kondisi mereka membaik dan dinyatakan layak terbang, maka keberangkatan tetap dapat dilakukan sesuai jadwal kloter selanjutnya.

BBKK Surabaya juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Jemaah yang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk atau kondisi tubuh menurun dianjurkan menggunakan masker, terutama saat berada di tengah kerumunan.

Baca Juga: Pemerintah Hadirkan Informasi Menenangkan untuk Jemaah Haji dan Keluarga Media Center Haji Perkuat Edukasi dan Komunikasi Jemaah Selama Musim Haji 2026

Menurut Rosidi, jutaan jemaah dari berbagai negara yang berkumpul di Tanah Suci berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit. Karena itu, pengawasan kesehatan dilakukan secara ketat untuk memastikan tidak ada calon jemaah dengan penyakit menular yang diberangkatkan.

Selain kasus TBC, mayoritas gangguan kesehatan yang ditemukan pada calon jemaah haji Embarkasi Surabaya berasal dari penyakit umum seperti kelelahan, hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, anemia, hingga kondisi kehamilan.

BBKK Surabaya mencatat sekitar 70 persen calon jemaah yang masuk kategori risiko tinggi atau risti. Bahkan, jumlah kunjungan ke klinik kesehatan di asrama haji telah mencapai lebih dari 600 kasus selama masa pemberangkatan.

Tak hanya itu, jumlah calon jemaah pengguna kursi roda juga mencapai lebih dari 500 orang. Mayoritas berasal dari kelompok lanjut usia yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat faktor usia, riwayat jatuh, hipertensi, maupun gangguan kesehatan lainnya.

Meski demikian, BBKK memastikan seluruh jemaah lansia dan pengguna kursi roda akan mendapatkan pendampingan khusus dari petugas haji selama proses perjalanan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.

Editor : Mahendra Aditya
#kesehatan haji 2026 #calon haji positif TBC #BBKK Surabaya #skrining kesehatan haji #jemaah haji gagal berangkat