RADAR KUDUS — Jemaah haji Indonesia gelombang kedua tiba di Tanah Suci pada Kamis, 7 Mei 2026, dengan penerbangan pertama mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah sebelum langsung menuju Makkah.
Kloter pertama, yaitu SOC 44 dari Embarkasi Solo, dijadwalkan mendarat pada pukul 09. 55 waktu Arab Saudi, diikuti oleh 14 kloter lainnya pada hari pertama operasional ini.
Tim Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan sambutan meriah yang lengkap dengan layanan transportasi darat dan fasilitas kesehatan guna memastikan perjalanan berjalan lancar.
Baca Juga: Kabar Duka Haji 2026: Jemaah Haji RI yang Meninggal Jadi 10 Orang
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, mengonfirmasi bahwa rombongan pertama dari gelombang kedua terdiri dari 360 jemaah SOC 44 yang langsung berangkat dengan bus menuju Makkah, dengan perkiraan waktu perjalanan dua hingga tiga jam dari Jeddah.
Selain SOC 44, kloter LOP 12 dari Embarkasi Lombok dan BTJ 2 dari Aceh juga termasuk dalam daftarnya, yang merupakan 15 kloter pertama yang tiba hari ini, menandakan peralihan penuh layanan kedatangan dari Madinah ke Jeddah.
Jemaah diwajibkan mengenakan ihram saat berangkat dari Indonesia untuk memastikan niat ihram mereka tetap valid, sesuai dengan arahan petugas PPIH.
Baca Juga: Update Haji RI 2026: 74 Ribu Jemaah Berhasil Tiba di Arab Saudi
Petugas Daker Bandara Jeddah telah menyiapkan dua tim khusus yang diberangkatkan lebih awal untuk mengantisipasi kedatangan, agar proses imigrasi, penyerahan bagasi, dan pemeriksaan kesehatan dapat berlangsung dengan cepat.
Fasilitas di Bandara Jeddah juga menyediakan layanan medis yang diprioritaskan untuk jemaah yang lebih tua, mengingat bahwa gelombang kedua ini tiba langsung tanpa singgah di Madinah seperti yang terjadi pada gelombang pertama.
Transportasi darat dari Jeddah menuju Makkah menggunakan bus ber-AC dengan pengawalan ketat untuk menghindari kemacetan, sehingga jemaah dapat segera beristirahat di akomodasi masing-masing di Makkah.
Baca Juga: Jakarta dan Semarang: Dua Kota dengan Penurunan Tanah Paling Mengkhawatirkan
Kedatangan gelombang kedua ini akan berlangsung hingga 21 Mei 2026, dengan perhatian utama pada kelancaran logistik dan kenyamanan jemaah selama perjalanan darat yang memakan waktu sekitar satu hingga tiga jam.
Tim Media Center Haji menginformasikan antusiasme tinggi dari petugas lokal yang menyambut jemaah dengan seruan gembira dan bimbingan langsung, menciptakan suasana haru sejak mereka tiba.
Semua kloter pada hari ini diprioritaskan untuk langsung menuju pusat kota Makkah, sehingga jemaah dapat memulai ibadah tawaf dan sa'i lebih awal setelah sampai.
Baca Juga: Hati-hati! Nerobos Palang Kereta Bisa Dipenjara dan Kena Denda
Jemaah haji gelombang kedua kini siap melaksanakan ibadah di Baitullah, didukung sepenuhnya oleh koordinasi PPIH dan otoritas Saudi.
Kedatangan yang penuh suka cita ini merupakan momentum spiritual bagi ribuan jemaah Indonesia yang telah menantikan momen suci di Makkah.
Petugas terus memantau situasi cuaca dan kesehatan untuk memastikan seluruh proses berlangsung dengan aman dan khidmat. (*)
Editor : Anita Fitriani