Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kabar Duka Haji 2026: Jemaah Haji RI yang Meninggal Jadi 10 Orang

Anita Fitriani • Kamis, 7 Mei 2026 | 19:56 WIB
Ilustrasi ibadah haji
Ilustrasi ibadah haji

 

 

 

 

RADAR KUDUS — Kementerian Agama (Kemenhaj) mencatat jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal di Arab Saudi telah mencapai 10 orang hingga Rabu (6 Mei 2026), dengan penyebab utama adalah masalah jantung dan pneumonia, sementara pelayanan kesehatan terus diperkuat untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Satu jemaah meninggal pada Selasa (5 Mei 2026), yaitu Aen Soleh Salimar dari kloter JKS 05 yang berasal dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan nama lengkap A. N.

Hal ini menjadikan total jemaah yang meninggal dari Indonesia sebanyak 10 orang selama pelaksanaan haji hingga hari ke-16.

Baca Juga: Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Sudah di Arab Saudi Bertambah, Jeddah Jadi Pintu Kedatangan Gelombang 2

Juru Bicara Kemenhaj Suci Annisa menginformasikan kabar duka ini melalui pernyataan resmi dari Madinah, menekankan bahwa proses pemakaman dan hak-hak jemaah, termasuk badal haji, telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ada.

Mayoritas penyebab kematian disebabkan oleh penyumbatan di pembuluh darah yang mengarah ke jantung atau masalah kardiovaskular, diikuti oleh radang paru-paru atau pneumonia, yang menjadi faktor utama di balik sepuluh kasus ini berdasarkan evaluasi medis yang dilakukan di Tanah Suci.

Selain itu, pemerintah melalui Media Center Haji terus memantau kesehatan jemaah dengan ketat, dengan ribuan jemaah lainnya menerima perawatan rawat jalan dan rujukan ke rumah sakit darurat (KKHI) guna mencegah peningkatan angka kematian.

Baca Juga: Kabar Duka Haji 2026: Total Korban Meninggal Jemaah RI Jadi 7 Orang

Hingga Rabu (6 Mei 2026), sekitar 12 ribu jemaah Indonesia telah mendapatkan layanan rawat jalan di Arab Saudi, sementara 70 orang dirawat di rumah sakit setempat, menunjukkan komitmen yang kuat dalam penanganan medis.

Pelaksanaan haji sendiri berjalan dengan baik, dengan 250 kloter atau 97.139 jemaah yang sudah terbang dari Tanah Air, dan Kemenhaj memastikan akses aplikasi Kawal Haji untuk pengaduan digital demi memperlancar pelayanan.

Penyakit yang sudah ada sebelumnya, seperti gangguan pernapasan dan jantung, menjadi perhatian khusus mengingat kondisi cuaca ekstrem di Madinah dan Makkah yang sering memicu komplikasi bagi jemaah lansia.

Pemerintah mengimbau kepada semua keluarga jemaah untuk tetap tenang dan berdoa, sembari terus mengikuti informasi terbaru melalui saluran resmi demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji yang suci ini. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#jemaah haji meninggal #Kemenhaj #Haji 2026 #ibadah haji #jemaah haji