Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bus ALS Tabrak Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar, Sejumlah Korban Mulai Teridentifikasi

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 7 Mei 2026 | 09:57 WIB
Ilustrasi korban kecelakaan
Ilustrasi korban kecelakaan

RADAR KUDUS – Kecelakaan tragis melibatkan bus Antar Lintas Sumatra (ALS) dan truk tangki bahan bakar minyak terjadi di Jalan Lintas Sumatra wilayah Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, Rabu 6 Mei 2026. Insiden mengerikan tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan memicu ledakan besar hingga kedua kendaraan terbakar hebat di lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan kecelakaan bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi.

Ketika memasuki kawasan Kecamatan Karang Jaya, sopir bus diduga kaget melihat kondisi jalan berlubang di depannya. Pengemudi kemudian membanting setir ke arah jalur berlawanan untuk menghindari lubang tersebut.

Baca Juga: 16 Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara Dibawa ke Palembang untuk Identifikasi

Pada saat bersamaan, sebuah truk tangki BBM dari arah Jambi menuju Lubuklinggau sedang melintas di jalur berlawanan. Tabrakan keras pun tidak dapat dihindari.

“Bus masuk ke jalur lawan dan bertabrakan dengan mobil tangki BBM yang datang dari arah berseberangan,” kata Nandang.

Benturan keras memicu ledakan dan kebakaran besar yang langsung melahap kedua kendaraan. Api juga menghanguskan sejumlah kendaraan lain di sekitar lokasi kejadian.

Seluruh korban meninggal dunia kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga Kamis pagi, 7 Mei 2026, aparat kepolisian berhasil mengidentifikasi lima korban tewas. Mereka adalah Aryanto (48), sopir truk tangki BBM, Martono (47) yang merupakan kernet truk, Alif selaku sopir bus ALS, serta dua penumpang bus bernama Saf dan Maleh (42).

Proses identifikasi korban lainnya masih terus dilakukan karena sebagian besar jenazah mengalami luka bakar berat akibat kebakaran hebat usai kecelakaan.

Selain bus dan truk tangki, polisi juga menemukan dua unit sepeda motor yang ikut terbakar di lokasi kejadian. Namun hingga kini petugas masih mendalami keterkaitan kendaraan tersebut dengan kecelakaan maut itu.

Nomor polisi kedua sepeda motor tersebut belum diketahui karena kondisinya hangus terbakar. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti tambahan.

Penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih berlangsung. Aparat juga memeriksa seorang kru bus ALS yang selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Kecelakaan ini menjadi salah satu insiden lalu lintas paling mematikan di Sumatra Selatan sepanjang tahun 2026 dan kembali menyoroti kondisi jalan lintas yang dinilai rawan kecelakaan.

Editor : Mahendra Aditya
#Kecelakaan Bus ALS #Muratara hari ini #bus ALS terbakar #korban kecelakaan Sumsel #kecelakaan maut 2026