RADAR KUDUS – Gelombang simpati dan rasa duka mendalam terus mengalir dari masyarakat pascainsiden tragis yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur.
Sejak beberapa hari terakhir, area stasiun dipenuhi dengan ratusan karangan bunga dan buket bunga segar sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi para korban.
Tingginya partisipasi publik ini sempat membuat area penempatan bunga yang disediakan sebelumnya penuh sesak.
Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi dan Sungai Watch Bakal Kolaborasi Bersihkan Sampah Sungai di Jateng
Menanggapi hal tersebut, pihak pengelola stasiun bergerak cepat dengan menyediakan titik tambahan guna menampung ungkapan belasungkawa masyarakat yang masih terus berdatangan.
Area tambahan ini dialokasikan di bagian depan stasiun, tepatnya di titik yang berdekatan dengan lokasi peristiwa.
Menariknya, penempatan baru ini sengaja diatur sedemikian rupa agar dapat terlihat langsung oleh para pengguna KRL (Commuter Line) yang melintas di jalur tersebut.
"Karena tempat sebelumnya sudah penuh, sekarang disediakan titik baru untuk meletakkan bunga. Lokasinya lebih luas dan terlihat jelas," tulis salah satu warganet yang mengunggah foto suasana stasiun di media sosial pada Senin (4/5/2026).
Langkah ini diapresiasi oleh banyak pihak sebagai bentuk empati dari pengelola stasiun terhadap perasaan publik.
Dengan adanya area khusus ini, masyarakat dapat menyampaikan duka cita mereka dengan lebih tertib tanpa mengganggu alur keluar-masuk penumpang di dalam stasiun.
Karangan bunga yang datang tidak hanya berasal dari keluarga atau kerabat dekat, tetapi juga dari komunitas pengguna KRL, warga sekitar, hingga masyarakat dari luar kota yang merasa terpukul oleh kejadian tersebut.
Pesan-pesan yang tertulis pada kartu ucapan mayoritas berisi doa untuk para korban dan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Pihak keamanan stasiun juga terpantau ikut membantu menata bunga-bunga tersebut agar tetap rapi dan tidak menghalangi akses fasilitas umum.
"Kami berupaya memfasilitasi niat baik masyarakat untuk mendoakan korban, sembari memastikan ketertiban dan kenyamanan operasional stasiun tetap terjaga," ujar salah satu petugas di lapangan.
Baca Juga: Persiku Jangan “Telat Panas” Lagi, Pemain Ini Wajib Dipertahankan!!
Meski jumlah bunga terus bertambah, pengelola mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kebersihan area stasiun.
Diharapkan dengan adanya lokalisasi area duka ini, Stasiun Bekasi Timur dapat menjadi ruang refleksi bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan dalam transportasi publik.
Hingga saat ini, suasana di Stasiun Bekasi Timur masih diselimuti atmosfer khidmat. Lautan bunga ini menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas kemanusiaan di tengah musibah yang menimpa. (*)
Editor : Ghina Nailal Husna