Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Stasiun Bekasi Timur Dipenuhi Jejeran Bunga Duka Cita Pasca Tragedi

Anita Fitriani • Minggu, 3 Mei 2026 | 06:45 WIB
Jejeran bunga di stasiun Bekasi Timur (Foto: Tangkapan layar Tiktok @ceritabekasi_)
Jejeran bunga di stasiun Bekasi Timur (Foto: Tangkapan layar Tiktok @ceritabekasi_)

 

 

 

RADAR KUDUS — Lantai dua Stasiun Bekasi Timur kini dipenuhi oleh banyak rangkaian bunga berwarna-warni yang diletakkan oleh masyarakat dan penumpang sebagai bentuk penghormatan yang mendalam untuk para korban kecelakaan kereta api.

Pemandangan ini terlihat jelas pada hari Sabtu, 2 Mei 2026, di mana rangkaian bunga tersebut menghiasi hampir seluruh sisi kaca dekat akses tangga menuju stasiun, tepat sebelum mesin tap inisal.

Berbagai macam bunga, mulai dari mawar merah sampai lily putih melihatkan suasana penuh haru di tengah keramaian penumpang yang mulai kembali normal setelah insiden.

Baca Juga: Polisi Periksa Sopir Taksi Listrik dan Masinis, Penyebab Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Didalami

Rangkaian bunga ini sengaja diletakkan oleh beberapa warga sebagai bentuk mengenang korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Jakarta-Bekasi pada 27 April 2026.

Beberapa bunga bahkan dilengkapi dengan kertas berisi pesan duka dan doa, sementara yang lainnya menampilkan foto-foto korban yang semuanya perempuan. 

Pantauan media di tempat menunjukkan bahwa rangkaian bunga ini terus berdatangan sejak Kamis, 30 April 2026, dan masih terlihat hingga akhir pekan.

Baca Juga: Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji untuk Selalu Disiplin Jaga Kesehatan

Masyarakat dan kelompok sosial datang khusus membawa buket untuk ikut serta dalam penghormatan bersama ini. Hal itu melihatkan solidaritas yang menyentuh di tengah kesibukan stasiun.

Suasana di stasiun berubah total, dari keramaian biasa menjadi tempat refleksi duka yang dipenuhi empati, dengan penumpang sempat berhenti sejenak untuk berdoa.

Pemandangan ini tidak hanya menjadi simbol belasungkawa, tetapi juga pengingat atas tragedi yang merenggut 16 jiwa dan melukai puluhan orang lainnya. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#Stasiun Bekasi Timur #kecelakaan kereta #berita duka #bekasi