RADAR KUDUS – Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin kembali memperbarui data korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4).
Hingga pagi hari, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai tujuh orang.
RADAR KUDUS – Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin kembali memperbarui data korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4).
Hingga pagi hari, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai tujuh orang.
Bobby menjelaskan, selain korban jiwa, sebanyak 81 orang mengalami luka-luka dan tengah menjalani perawatan.
Sementara itu, masih ada tiga korban yang sebelumnya dilaporkan terjebak di dalam rangkaian kereta.
Proses penyelamatan berlangsung cukup lama karena tim harus bekerja ekstra hati-hati demi keselamatan korban yang masih hidup.
Sejak sekitar pukul 21.00 WIB malam sebelumnya, Tim SAR Gabungan terus melakukan evakuasi selama kurang lebih sembilan jam.
Upaya tersebut difokuskan pada penyelamatan korban yang terjepit di dalam gerbong agar dapat segera dievakuasi dengan aman.
Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetio, menyampaikan bahwa proses penyelamatan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan.
Petugas SAR bekerja berdampingan dengan tenaga medis agar setiap korban yang berhasil dikeluarkan langsung mendapat penanganan kesehatan yang memadai.
PT KAI memastikan seluruh korban kecelakaan mendapatkan perhatian penuh.
Seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung melalui asuransi bersama KAI.
Penanganan medis dilakukan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menuturkan, proses evakuasi memerlukan waktu karena sejumlah korban masih hidup dan membutuhkan penanganan sangat hati-hati.
Tim medis, Basarnas, dan petugas KAI terus berkoordinasi untuk memberikan pertolongan terbaik di lokasi kejadian.
Selain fokus pada penanganan medis, KAI juga membuka Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban mendapatkan informasi terkait penumpang.
Pihak KAI menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut sekaligus memohon maaf kepada seluruh pelanggan.
Perusahaan menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan semua korban memperoleh penanganan terbaik dan koordinasi antarinstansi berjalan cepat serta terarah.
Jumat, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 21:10 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 20:27 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 20:26 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 19:30 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 18:22 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 18:10 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 18:05 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:51 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:47 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:37 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:31 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:26 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:22 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:19 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:14 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 17:00 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 16:58 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 16:57 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 16:54 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 16:51 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 16:50 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 16:43 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 16:36 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 16:02 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 15:55 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 15:47 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 15:39 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 15:33 WIB