Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

PT PLN (Persero) Sukses Jaga Keandalan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

Ali Mustofa • Senin, 30 Maret 2026 | 09:51 WIB
Petugas PLN saat melakukan pengecekan genset di Masjid Agung Al A’raaf, Rangkasbitung, Lebak, Banten. Langkah ini menjadi bagian dari pengamanan berlapis untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H
Petugas PLN saat melakukan pengecekan genset di Masjid Agung Al A’raaf, Rangkasbitung, Lebak, Banten. Langkah ini menjadi bagian dari pengamanan berlapis untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 
JAKARTA - PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik tetap andal saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di berbagai daerah Indonesia pada Sabtu (21/3).
Keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran ibadah serta aktivitas masyarakat sepanjang Ramadan dan Idulfitri 2026.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan seluruh personel disiagakan penuh demi menjaga keandalan listrik, khususnya saat Salat Idulfitri berlangsung.

Langkah tersebut sejalan dengan arahan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral agar layanan kelistrikan tetap optimal selama periode Ramadan hingga Lebaran.

Menurut Darmawan, Idulfitri merupakan momentum kebersamaan masyarakat.

Karena itu, seluruh insan PLN bekerja maksimal agar pasokan listrik tetap hadir sehingga ibadah dan kebersamaan keluarga dapat berlangsung dengan nyaman.

Ia menjelaskan, keandalan listrik pada perayaan Idulfitri tahun ini didukung kapasitas daya mampu pasok nasional sebesar 51,37 gigawatt (GW), sementara beban puncak mencapai 34,77 GW.

Artinya, sistem kelistrikan nasional masih memiliki cadangan daya yang sangat memadai.

Masa siaga kelistrikan akan terus berlangsung hingga 31 Maret 2026. Seluruh unit PLN berkomitmen menjaga sistem tetap beroperasi optimal.

Dari laporan unit-unit di lapangan, kondisi kelistrikan di berbagai lokasi prioritas dinyatakan aman dan terkendali.

Sebanyak 4.429 lokasi prioritas menjadi fokus pengamanan pasokan listrik, meliputi 2.044 tempat ibadah, 706 titik transportasi, 439 lokasi keramaian, 426 pusat perbelanjaan, serta 814 rumah sakit.

PLN terus melakukan pemantauan intensif agar masyarakat dapat beraktivitas lancar selama perayaan Idulfitri.

Dari wilayah timur, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan sistem kelistrikan di Nusa Tenggara Barat berada dalam kondisi prima.

Di sistem Lombok, beban saat Salat Idulfitri mencapai 326 MW dengan daya mampu 380 MW, sehingga tersedia cadangan 54 MW.

Sementara di sistem Tambora Pulau Sumbawa, beban puncak 139 MW didukung daya mampu 188 MW, menyisakan cadangan 49 MW.

Hal serupa disampaikan General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono.

Ia menegaskan pelaksanaan Salat Idulfitri di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah berlangsung lancar dengan dukungan sistem kelistrikan yang optimal serta cadangan daya memadai.

Di wilayah Jawa bagian barat, General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menyebut keberhasilan menjaga keandalan listrik merupakan hasil kesiapsiagaan sejak awal masa siaga RAFI.

listrik tetap stabil sejak malam takbir hingga pelaksanaan Salat Idulfitri, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan khidmat.

Apresiasi juga datang dari Bupati Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang menilai kesiapan PLN sangat membantu masyarakat menjalankan ibadah dengan nyaman dan penuh kekhusyukan. (*)

Editor : Ali Mustofa
#idulfitri #pln #pasokan listrik