Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Prabowo Akan Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Jepang dan Korsel Bahas Hubungan Bilateral

Anita Fitriani • Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:39 WIB

 

Presiden Prabowo (Foto: instagram @presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo (Foto: instagram @presidenrepublikindonesia)

 

RADAR KUDUS - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Jepang dan Korea Selatan pada 29-31 Maret dan 31 Maret-2 April 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis dengan dua mitra penting di kawasan Asia Timur. 

Kunjungan ini dilakukan atas undangan resmi dari Pemerintah Jepang dan Korea Selatan, serta menegaskan langkah Indonesia untuk memperdalam hubungan bilateral di berbagai bidang, mulai dari ekonomi dan investasi hingga pertahanan, teknologi, dan kerja sama budaya.

Saat di Jepang, Prabowo akan berada di Tokyo pada 30 dan 31 Maret serta akan melakukan kunjungan resmi kepada Kaisar Jepang Naruhito. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan yang tinggi dan momen penting untuk memperkuat hubungan politik serta kedekatan antar pemimpin.

Di samping itu, Presiden Prabowo juga akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi untuk membahas isu-isu strategis baik bilateral maupun di tingkat kawasan, termasuk kerja sama dalam perdagangan, investasi, dan rantai pasok global.

Baca Juga: Indonesia-Jepang Tandatangani MoU Konservasi Komodo untuk Lestarikan Satwa Endemik

Pemerintah Jepang menekankan bahwa kunjungan ini merupakan peluang besar untuk memperkuat kemitraan yang komprehensif dan strategis antara Tokyo dan Jakarta.

Setelah rangkaian kegiatan di Jepang, Prabowo akan melanjutkan perjalanan ke Seoul untuk melakukan kunjungan resmi ke Korea Selatan pada 31 Maret - 2 April 2026.

Di Seoul, Presiden Indonesia dijadwalkan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung untuk mendiskusikan kerja sama praktis di berbagai sektor, seperti perdagangan, investasi, industri pertahanan dan keamanan, kecerdasan buatan, infrastruktur, pembuatan kapal, energi nuklir, transisi energi, serta sektor budaya.

Kunjungan ini juga melanjutkan komitmen investasi yang sudah mulai terjalin sebelumnya, contohnya ketika delegasi industri Korea Selatan, seperti Lotte Group dan Federasi Industri Korea (FKI), menyatakan niat mereka untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis di Indonesia.

Baca Juga: Menteri Jepang Berlari Kencang dan Minta Maaf ke Publik Karena Telat 5 Menit

Kunjungan ke Jepang dan Korea Selatan menjadi momen penting bagi Indonesia untuk menarik investasi dan memfasilitasi transfer teknologi dari kedua negara maju tersebut.

Pemerintahan Prabowo menekankan bahwa kunjungan ini disusun untuk kepentingan jangka panjang, yaitu memperkuat posisi tawar Indonesia dengan meningkatkan ekonomi domestik, pembangunan infrastruktur, dan daya saing industri. 

Di tengah rencana efisiensi anggaran yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp81 triliun, kunjungan ini juga dianggap sebagai upaya untuk menjaga kelangsungan kerja sama internasional yang berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di dalam negeri.

Selain dari segi ekonomi, kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan juga dilihat sebagai bagian dari strategi keamanan dan diplomasi kawasan. Kedua negara tersebut merupakan mitra kunci bagi Indonesia dalam upaya menjaga stabilitas keamanan maritim, ketahanan rantai pasok, serta kolaborasi di bidang pertahanan dan teknologi militer.

Melalui dialog antar kepala negara, pemerintah Indonesia berharap dapat memperkuat mekanisme koordinasi dengan Tokyo dan Seoul untuk menghadapi tantangan regional, seperti ketegangan di kawasan Asia Timur dan perlindungan terhadap jalur perdagangan laut yang strategis yang melewati wilayah Indonesia.

Baca Juga: Girl From Nowhere Dibuat Versi Jepang: Nanno Kembali dalam “Transfer Student Nanno”

Dalam beberapa pernyataan, Prabowo menekankan bahwa perjalanan kerja ke luar negeri, termasuk Jepang dan Korea Selatan, ditujukan untuk kebaikan masyarakat Indonesia. Ia menyoroti perlunya menjalin hubungan internasional dari posisi yang kukuh, agar kesepakatan yang dibuat dapat memberikan keuntungan nyata dalam bentuk investasi, teknologi, dan kesempatan kerja.

Dengan menyatukan agenda ekonomi, teknologi, dan keamanan, kunjungan ke Tokyo dan Seoul diharapkan menjadi langkah signifikan dalam memperkuat kemitraan Indonesia dengan dua kekuatan ekonomi utama di Asia Timur di tengah perubahan dinamika geopolitik yang terus berlangsung. (An)

Editor : Anita Fitriani
#kunjungan kerja #prabowo #Presiden Prabowo #korsel #jepang #prabowo subianto #hubungan bilateral #korea selatan