RADAR KUDUS – Menjelang berakhirnya masa libur panjang, volume kendaraan yang menuju ke arah Jakarta diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan.
Menanggapi situasi tersebut, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengambil langkah strategis dengan melakukan pengaturan di beberapa titik singgah atau rest area di sepanjang koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Langkah ini dilakukan atas diskresi Kepolisian guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di bahu jalan.
Baca Juga: Ketegangan Timur Tengah Memanas, Filipina Resmi Tetapkan Status Darurat Energi Nasional
Fokus utama rekayasa lalu lintas saat ini berada pada dua titik krusial di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, yakni:
1. Rest Area KM 52B: Dilakukan penutupan sementara secara total untuk memastikan arus kendaraan di jalur utama tidak terhambat oleh antrean masuk menuju area istirahat.
2. Rest Area KM 62B: Diterapkan sistem buka-tutup. Area ini hanya akan dibuka jika kapasitas parkir masih mencukupi dan tidak menimbulkan ekor antrean yang mengganggu lajur cepat.
Kebijakan ini bersifat dinamis, menyesuaikan dengan kondisi riil kepadatan lalu lintas di lapangan yang dipantau langsung oleh petugas kepolisian dan Jasa Marga.
Bagi pengguna jalan yang memerlukan tempat istirahat, pengisian bahan bakar, atau sekadar ke toilet, Jasa Marga mengimbau untuk tidak memaksakan masuk ke rest area yang sudah penuh.
Berikut adalah daftar alternatif rest area yang dapat digunakan:
1. Jalur Jakarta-Cikampek (Arah Jakarta):
- Rest Area KM 42B
- Rest Area KM 19B
2. Jalur Tol Cipularang (Menuju Jakarta):
- Rest Area KM 97B
- Rest Area KM 88B
- Rest Area KM 72B
3. Jalur Tol Cipali (Menuju Jakarta):
- Rest Area KM 130B
- Rest Area KM 101B
Berdasarkan data historis dan analisis volume lalu lintas, puncak arus balik diprediksi akan terbagi dalam dua gelombang besar, yaitu pada:
1. Selasa, 24 Maret 2026
2. Sabtu & Minggu, 28 - 29 Maret 2026
Pengguna jalan sangat disarankan untuk mengatur waktu keberangkatan guna menghindari perjalanan di waktu-waktu puncak tersebut. Perjalanan di luar jam sibuk atau lebih awal sangat direkomendasikan untuk kenyamanan bersama.
Baca Juga: Hindari Macet Horor: Menhub Imbau Pemudik Tidak Pulang Serentak pada 24, 28, dan 29 Maret 2026
Pihak Jasa Marga mengingatkan pengendara untuk selalu memastikan kecukupan saldo uang elektronik, kecukupan BBM, serta kondisi fisik kendaraan yang prima sebelum memulai perjalanan. Selain itu, pengendara diminta untuk selalu memperbarui informasi rekayasa lalu lintas yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui:
- Call Center 24 Jam: 14080 (sebelumnya 133)
- Aplikasi: Travoy (tersedia di Play Store & App Store)
- Media Sosial: Akun X @PTJASAMARGA dan Instagram resmi Jasa Marga
- Radio: Travoy FM di Sonora 92.0 FM Jakarta (*)