KUDUS – Kabar duka datang dari dunia usaha nasional. Pengusaha Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (19/3). Ia menghembuskan napas terakhir di Singapura sekitar pukul 13.15 waktu setempat.
Manajer Corporate Affairs PT Djarum, Purnomo Nugroho, membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi. “Iya benar,” ujarnya singkat melalui pesan.
Ia menambahkan, keluarga besar PT Djarum menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya tokoh tersebut. Hingga saat ini, pihak keluarga masih membahas lokasi rumah duka serta rangkaian prosesi penyambutan jenazah dan doa bersama.
“Itu masih kami rapatkan,” jelasnya.
Baca Juga: Peran Besar Michael Bambang Hartono: Dari PB Djarum Lahir Juara Dunia Bulu Tangkis Indonesia
Semasa hidup, Michael Bambang Hartono dikenal sebagai salah satu pengusaha besar dengan visi investasi jangka panjang. Di bawah kepemimpinannya, Grup Djarum melakukan ekspansi usaha, termasuk langkah strategis di sektor perbankan melalui kepemilikan saham di Bank Central Asia yang kini menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia.
Tak hanya di dunia bisnis, almarhum juga aktif dalam kegiatan sosial melalui berbagai yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, olahraga, dan pelestarian budaya. Kontribusinya di dunia bulu tangkis juga signifikan lewat pembinaan atlet melalui PB Djarum yang telah melahirkan banyak pemain berprestasi internasional.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia usaha Indonesia. Berbagai kalangan, mulai dari pelaku bisnis, pejabat pemerintah, hingga masyarakat, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.
Baca Juga: PT Djarum Buka Lowongan Kerja 2026, Usia 18–30 Tahun Bisa Melamar
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait jadwal dan lokasi pemakaman.
Editor : Admin