Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

MAN 2 Kudus, Madrasah Berprestasi Terbaik Se-Jateng

Zainal Abidin RK • Selasa, 3 Maret 2026 | 16:57 WIB

BERINTEGRITAS DAN INOVATIF: Kepala MAN 2 Kudus, H. Ali Musayafak, S.Ag., M.Pd.I menerima penghargaan Abdi Nagari Award dari Direktur Radar Kudus Baehaqi belum lama ini.
BERINTEGRITAS DAN INOVATIF: Kepala MAN 2 Kudus, H. Ali Musayafak, S.Ag., M.Pd.I menerima penghargaan Abdi Nagari Award dari Direktur Radar Kudus Baehaqi belum lama ini.

Resmi Diakui sebagai Madrasah Program Unggulan Nasional oleh KSKK Madrasah

KUDUS - Pagi di MAN 2 Kudus selalu terasa berbeda. Lingkungan yang ASRI—Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah—menjadi saksi denyut aktivitas ratusan siswa yang datang dengan semangat tinggi dalam meraih prestasi dengan rendah hati. Di balik suasana teduh itu, tersimpan kabar membanggakan: MAN 2 Kudus resmi diakui sebagai salah satu Madrasah Aliyah Negeri Program Unggulan Nasional (NAN - PUN) oleh direktur KSKK (Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan) Madrasah pada Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sebuah pengakuan yang tidak datang begitu saja. Di seluruh Indonesia, hanya lima MAN yang berhasil masuk program prestisius ini: MAN 2 Kudus, MAN 2 kota Malang, MAN 2 Pekanbaru, MAN 4 Jakarta, dan MAN 2 Kota Makasar. Masuknya MAN 2 Kudus dalam jajaran ini menegaskan posisinya sebagai madrasah unggulan nasional.

“Alhamdulillah, mulai tahun ini, MAN 2 Kudus masuk pada program Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) dimana tahun tahun sebelumnya hanya MAN Insan Cendikia, MAN Program Keagamaan, dan MA Kejurian Negeri (MAKN) yang seleksi penerimaan murid barunya dilakulan secara bersamaan di tingkat nadional ,” ungkap Kepala MAN 2 Kudus, H. Ali Musayafak, S.Ag., M.Pd.I, dengan nada bahagia.

Pengakuan tersebut merupakan buah dari proses panjang. Untuk bisa masuk program tersebut, madrasah harus memenuhi standar ketat: mulai dari tata kelola manajemen, kualitas input siswa, proses pembelajaran, hingga output lulusan. MAN 2 Kudus dinilai berhasil memenuhi seluruh indikator itu.

Salah satu bukti nyatanya adalah tingginya animo pendaftar. Setiap tahun, sekitar 2.000 pecinta MAN 2 Kudus berlomba untuk dapat menjadi siswa MAN 2 Kudus, namun hanya sekitar 30 persen yang diterima. Sebuah seleksi alamiah yang menunjukkan bahwa MAN 2 Kudus menjadi pilihan utama masyarakat.

“Alhamdulillah, MAN 2 Kudus sudah menjadi pilihan utama masyarakat indonesia, tidak hanya sekitar kudus, mulai dari Jakarta sampai Surabaya mereka secara mandiri berebut untuk mendapatkan kuota di MAN 2 Kudus , dan itu murni dari keaktifan siswa dan orang tua MTs atau SMP yang ingin menyekolahkan anaknya di sini, di MAN2 Kudus,” jelas sosok pria yang lahir Jepara, 6 Juni 1967.

Keunggulan MAN 2 Kudus tidak hanya pada seleksi masuk. Proses pendidikannya pun dirancang serius dan terukur. Sejumlah program unggulan menjadi ciri khas, seperti Sukma Peti (Sukses Masuk Perguruan Tinggi), Klinik Prestasi (KP), pembinaan intensif malam hari, serta program pengembangan akademik dan nonakademik yang terintegrasi.

Bahkan, penguatan spiritual menjadi bagian penting. “Ada mahalul qiyam, budaya salawat nabi,” tambahnya, menegaskan bahwa prestasi akademik berjalan beriringan dengan pembentukan karakter religius.

Hasilnya sangat terasa. Berdasarkan data Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar Menengah MAN 2 Kudus menempati peringkat 3 Madrasah nasional. Di tingkat Provinsi Jawa Tengah, MAN 2 Kudus berada di peringkat 1 untuk kategori Madrasah Aliyah. Secara umum untuk SMA/MA se-Jawa Tengah, MAN 2 Kudus berada di peringkat 6, dan di Kabupaten Kudus menempati peringkat 1.

Prestasi itu semakin sempurna dengan capaian lulusan. Sekitar 85 persen siswa MAN 2 Kudus berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Dari sekitar 450 siswa kelas akhir, tercatat 383 siswa diterima di PTN.

“Itu prasyarat, dan kami memenuhi syarat. Akhirnya diakui oleh Kemenag dan Kemendikbud,” ujarnya.

Bukan hanya prestasi yang membuat MAN 2 Kudus istimewa. Sosok pelayan Madtasah MAN 2 Kudus yang dilantik sejak September 2024 itu menegaskan kepercayaan masyarakat juga tumbuh begitu kuat. Bahkan sebelum penerimaan murid baru dibuka resmi, banyak orang tua yang sudah “inden”, menanyakan jadwal pendaftaran karena takut kehabisan kuota.

Kolaborasi harmonis antara madrasah dan komite sekolah menjadi fondasi lain kesuksesan ini. Pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan berlandaskan amanah membuat orang tua merasa aman menitipkan pendidikan putra-putrinya.

Dengan seluruh capaian tersebut, MAN 2 Kudus kini berada pada fase keemasannya kembali. Dengan prestasi yang diraih, baik tingkat nasional maupun internasional , maka tahun ini menjadi tonggak penting kebangkitan prestasi. Pengakuan melalui program Program Madrasah Unghulan oleh KSKK bukan sekadar simbol administratif, melainkan bukti nyata atas kualitas, konsistensi, dan kepercayaan publik yang terus menguat.

MAN 2 Kudus tak hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Kudus dan Jawa Tengah, tetapi juga telah menempatkan diri sebagai salah satu madrasah unggulan nasional yang layak menjadi rujukan. (zen)

Editor : Zainal Abidin RK
#KSKK Madrasah #kemenag #unggulan #MAN 2 Kudus #kp