Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terciduk OTT KPK, Langsung Diterbangkan ke Jakarta

Ali Mustofa • Selasa, 3 Maret 2026 | 11:37 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK (Humas Kabupaten Pekalongan)
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK (Humas Kabupaten Pekalongan)

RADAR KUDUSFadia Arafiq dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa (3/3/2026).

Dalam operasi tersebut, Fadia bersama sejumlah pihak lain langsung diamankan dan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penindakan di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Baca Juga: China Berduka! Warganya Tewas di Teheran, Ribuan Dievakuasi dari Zona Perang

Ia menyampaikan bahwa tim KPK mengamankan beberapa orang dalam kegiatan penyelidikan tertutup tersebut, termasuk kepala daerah setempat.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” ujar Budi saat dikonfirmasi wartawan.

Setelah diamankan, para pihak yang terjaring OTT langsung diterbangkan ke ibu kota untuk menjalani proses klarifikasi dan pemeriksaan intensif di Gedung KPK.

Namun, hingga kini lembaga antirasuah tersebut belum membeberkan secara rinci dugaan perkara yang melatarbelakangi penangkapan itu.

Pascaoperasi, KPK juga melakukan penyegelan di sejumlah ruangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.

Beberapa ruangan yang disegel antara lain ruang kerja bupati, kantor Sekretaris Daerah (Sekda), serta kantor Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru).

Jejak Karier Politik

Fadia Arafiq dikenal sebagai Bupati Pekalongan yang telah memimpin dua periode. Perempuan kelahiran Jakarta, 23 Mei 1978 itu merupakan putri dari pedangdut senior A. Rafiq.

Ia mengenyam pendidikan dasar di Jakarta, lalu melanjutkan studi S1 Manajemen di Universitas AKI.

Gelar magister manajemen diraihnya dari Universitas Stikubank, sebelum akhirnya menyelesaikan program doktoral di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

Karier politiknya dimulai ketika menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016.

Namanya kian dikenal setelah dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan serta menjadi Ketua KNPI Jawa Tengah periode 2016–2021.

Pada Pilkada 2020, Fadia terpilih sebagai Bupati untuk masa jabatan 2021–2026. Ia kembali memperoleh mandat masyarakat pada periode 2025–2030 dan dilantik di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 Februari 2025.

Sebelumnya, nama Fadia sempat menjadi sorotan publik di media sosial akibat pernyataannya yang dinilai kontroversial saat merespons kritik warga terkait infrastruktur dan kinerja pemerintahan daerah.

Kini, publik menanti perkembangan lebih lanjut terkait proses hukum yang tengah berjalan di KPK.

 
Editor : Ali Mustofa
#bupati pekalongan #Fadia Arafiq #ott kpk #jakarta