Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bansos Ramadan 2026: Dapat 10 Kg Beras dan 2 Liter Minyak Untuk 5 Juta Keluarga

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 12 Februari 2026 | 09:00 WIB

 

ANTRI – Warga kota Purwodadi antusias membeli beras di stand Dinas Ketahanan Pangan Grobogan dalam acara CFD Jalan R Soeprapto Purwodadi, Minggu (27/7)
ANTRI – Warga kota Purwodadi antusias membeli beras di stand Dinas Ketahanan Pangan Grobogan dalam acara CFD Jalan R Soeprapto Purwodadi, Minggu (27/7)

RADAR KUDUS - Pemerintah kembali menggelontorkan bantuan sosial pangan menjelang Ramadan 2026.

Sekitar 5 juta keluarga penerima manfaat (KPM) akan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, yang disalurkan selama dua bulan berturut-turut.

Kebijakan ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi nasional dengan total anggaran mencapai Rp11,92 triliun, yang dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus menahan laju inflasi pangan di momen konsumsi tinggi.

Baca Juga: Bansos 2026 Dimulai, Cek PKH dan BPNT Pakai NIK KTP Kini Lebih Transparan, Begini Caranya


Dorong Konsumsi Rumah Tangga Saat Ramadan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, bantuan pangan tersebut difokuskan pada penguatan sisi permintaan (demand side), terutama di kelompok masyarakat bawah yang paling terdampak fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Menurut Airlangga, penyaluran beras dan minyak goreng menjadi langkah konkret pemerintah untuk menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga selama Ramadan, ketika harga pangan cenderung meningkat.

Sasaran bantuan diarahkan kepada masyarakat desil 1 hingga desil 4, atau kelompok paling miskin dan rentan secara ekonomi.


Data Penerima Mengacu DTSEN

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa penyaluran bansos Ramadan ini sepenuhnya mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dimutakhirkan secara berkala.

Ia menjelaskan, penggunaan DTSEN memungkinkan pemerintah menyalurkan bantuan secara lebih presisi dan adil, sekaligus menyesuaikan dengan dinamika kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Penerima bantuan sifatnya tidak tetap. Data terus diperbarui, sehingga ada yang sebelumnya menerima lalu tidak lagi, atau sebaliknya,” ujar Gus Ipul.

Dengan mekanisme tersebut, masyarakat yang sebelumnya belum pernah menerima bansos tetap memiliki peluang masuk daftar penerima jika memenuhi kriteria kemiskinan atau kerentanan ekonomi terbaru.

Baca Juga: BSU Guru 2026 Fokus PAUD, KB, dan TPA, Rp600 Ribu Cair


Bansos Ramadan Jadi Instrumen Kendali Harga

Selain berfungsi sebagai perlindungan sosial, bansos pangan Ramadan 2026 juga diposisikan sebagai alat stabilisasi pasar.

Penyaluran beras dan minyak goreng diharapkan mampu menekan lonjakan harga dua komoditas utama yang kerap memicu inflasi menjelang hari besar keagamaan.

Pemerintah menilai, intervensi langsung dalam bentuk barang lebih efektif menjaga konsumsi rumah tangga dibanding bantuan tunai, khususnya di wilayah dengan tekanan harga tinggi.


Penyaluran Bertahap dan Diawasi Ketat

Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui mekanisme Kementerian Sosial bekerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra distribusi resmi.

Pemerintah memastikan proses distribusi dilakukan bertahap, tepat waktu, dan diawasi untuk mencegah penyelewengan.

Masyarakat diimbau aktif memantau status bantuan melalui layanan resmi Kemensos serta melaporkan jika ditemukan kendala atau ketidaksesuaian di lapangan.

Bansos Ramadan 2026 bukan sekadar bantuan pangan, tetapi bagian dari strategi pemerintah menjaga stabilitas ekonomi, daya beli, dan harga kebutuhan pokok.

Dengan basis data tunggal dan sasaran yang fleksibel, bantuan ini diharapkan benar-benar menyentuh keluarga yang paling membutuhkan.

Editor : Mahendra Aditya
#pengkreditan gaji bansos #daftar daerah penerima bansos #bansos BPNT tahap 1 2026 cair melalui KKS Mandiri #bansos cair 2026 #batas waktu ambil bansos #bansos PKH cair hari ini #cek bansos #bansos tidak diambil apakah hangus #bansos Mandiri 2026 #aplikasi Cek Bansos #bansos phk #berita bansos 2026 #bansos #bansos korban bencana #bansos PKH tahap 1 2026 cair di KKS BRI #usul bansos #bansos PKH tahap 1 2026 #saldo bansos masuk #kriteria penerima bansos 2026 #Bansos BPNT cair #bansos BRI 2026 #kenapa bansos belum cair #bansos cair mendadak #bansos berbasis kuota desa #penerima bansos per desa #Bansos Ramadan #sanggah bansos #bansos cair tapi saldo kosong #bansos 2023 2024 #cara cek saldo bansos PKH #update bansos terbaru #bansos cair tahap 1 2026 melalui KKS BNI #pencairan bansos 2026 #bansos PKH tahap 1 2026 cair #info bansos terkini #bansos BNI 2026 #penerima bansos #bansos masuk kks