RADAR KUDUS – Tim SAR gabungan melaporkan hingga hari ke-10 operasi pencarian, sebanyak 80 jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, telah berhasil dievakuasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menyampaikan bahwa upaya pencarian masih terus dilakukan.
Hal ini lantaran belum seluruh korban berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
“Pencarian tetap kami lanjutkan karena belum semua jenazah teridentifikasi. Ada kemungkinan dua kantong jenazah berasal dari satu identitas,” ujar Ade Zakir di Bandung, Senin.
Ia menjelaskan, berdasarkan data sementara, jumlah warga sipil yang menjadi korban longsor tercatat sebanyak 80 orang.
Namun demikian, data tersebut masih terus diperbarui seiring proses identifikasi yang dilakukan oleh tim DVI.
“Jumlah kantong jenazah saat ini memang 80, tetapi yang sudah teridentifikasi sebagai warga belum tentu seluruhnya 80," ujarnya.
"Kami berpatokan pada data warga dan terus mencocokkannya dengan hasil identifikasi DVI,” jelasnya.
Di sisi lain, Tim DVI Polda Jawa Barat telah berhasil mengidentifikasi 58 jenazah dari total 80 kantong jenazah yang diterima dari tim SAR gabungan.
“Pada hari kesepuluh ini, kami sudah mengidentifikasi 58 jenazah,” ungkap perwakilan tim DVI.
Baca Juga: Logam Mulia Antam Hari Ini: Harga Emas Turun Tajam, Buyback Ikut Merosot
Proses identifikasi terhadap jenazah yang belum terkonfirmasi masih terus berlangsung.
Tim DVI melakukan tahapan rekonsiliasi data dengan membandingkan hasil pemeriksaan post-mortem dan data ante-mortem.
“Selanjutnya, kami melanjutkan rekonsiliasi data terhadap sisa jenazah yang ada guna memastikan identitas korban secara akurat,” katanya.
Editor : Ali Mustofa