Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Thomas Djiwandono Resmi Menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 27 Januari 2026 | 10:38 WIB
Thomas Djiwandono resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).(Foto: KOMPAS TV)
Thomas Djiwandono resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).(Foto: KOMPAS TV)

RADAR KUDUS - Thomas A. M. Djiwandono, yang akrab disapa Tommy, baru saja dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam rapat paripurna DPR RI pada 27 Januari 2026.

Ia menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri, setelah berhasil melewati uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR pada 26 Januari 2026.

Thomas dilahirkan pada 7 Mei 1973 dan merupakan lulusan fakultas sejarah yang kemudian beralih ke sektor keuangan dan politik.

Kariernya dimulai sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities yang berada di Hong Kong, sebelum bergabung dengan Arsari Group milik paman, Hashim Djojohadikusumo sebagai Deputi CEO selama periode 2006 hingga 2024.

Dalam dunia politik, ia menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra sejak tahun 2008 hingga mengundurkan diri pada akhir 2025, dan pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Kalimantan Barat.

Pada 18 Juli 2024, ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Menteri Keuangan, jabatan yang dipertahankannya hingga masa kepresidenan Prabowo Subianto.

Sebagai keponakan dari Presiden Prabowo, Thomas direkomendasikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo pada 14 Januari 2026 bersamaan dengan dua kandidat lainnya, Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro.

Komisi XI DPR, yang diketuai oleh Mukhamad Misbakhun, menetapkan Thomas sebagai calon utama melalui musyawarah mufakat setelah rapat internal singkat selama 10 hingga 30 menit usai uji fit and proper.

Keputusan ini didukung oleh semua delapan fraksi di DPR, dengan catatan positif mengenai komitmennya terhadap profesionalisme dan independensi BI.

Misbakhun menekankan bahwa Thomas adalah sosok yang dapat diterima oleh berbagai partai.

Pelantikan ini menarik perhatian terkait dengan independensi bank sentral, meskipun Komisi XI menilainya layak berdasarkan latar belakang keluarga, pendidikan, dan pengalaman karier.

Thomas diharapkan dapat memperkuat kebijakan moneter BI di tengah dinamika ekonomi pasca-peralihan pemerintahan 2024-2025.

Pengesahan paripurna hari ini menandai tahap akhir dari proses tersebut. (Anita F)

Editor : Ali Mustofa
#Thomas Djiwandono #deputi gubernur bi