Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Artis dan Influencer Lula Lahfah Meninggal Dunia di Apartemen Dharmawangsa, Polisi Temukan Obat dan Surat Rawat Jalan

Ali Mustofa • Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:37 WIB

Tangkapan layar selebgram Lula Lahfah melalui akun resmi instagramnya @lulalahfah.
Tangkapan layar selebgram Lula Lahfah melalui akun resmi instagramnya @lulalahfah.

RADAR KUDUS – Kepolisian Daerah Metro Jaya mengonfirmasi kabar meninggalnya seorang influencer perempuan berinisial LL yang diduga kuat merupakan selebgram dan artis Lula Lahfah.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan bahwa seorang influencer ditemukan tidak bernyawa di Apartemen Essence Dharmawangsa.

“Benar, seorang influencer berinisial LL ditemukan meninggal dunia di lokasi tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Baca Juga: Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Meroket, UBS Tembus Rp2,9 Juta per Gram

Menurut Budi, jasad korban pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan apartemen pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.44 WIB.

Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk penanganan lebih lanjut.

Meski demikian, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci kronologi maupun penyebab kematian korban.

Saat ini, aparat masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap secara jelas peristiwa tersebut.

Diketahui, Lula Lahfah merupakan figur publik berusia 26 tahun yang dikenal sebagai influencer, penyanyi, sekaligus aktris.

Perempuan kelahiran Jakarta ini adalah anak kedua dari tiga bersaudara, buah hati pasangan Feroz Marikar dan Tatu Yulyanah.

Baca Juga: Bukan Sekadar Ritual, Shalat Latih Otot dan Tenangkan Jiwa

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan mengungkapkan sejumlah temuan awal di lokasi kejadian.

Di lantai 25 apartemen yang ditempati korban di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, petugas menemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menegaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ada indikasi penganiayaan. Namun, ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI,” jelasnya, Sabtu.

Murodih menjelaskan, kecurigaan bermula ketika saksi merasa khawatir karena korban tidak merespons, sementara kondisi pintu apartemen terkunci dari dalam.

Baca Juga: Menemukan Keseimbangan Raga dan Jiwa dalam Rangkaian Shalat

Apalagi, diketahui korban baru saja menjalani pengobatan pada malam sebelumnya.

Saksi kemudian meminta bantuan pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu unit.

Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur, tertutup selimut putih, mengenakan kaos putih dan celana pendek hitam.

Petugas sempat melakukan pemeriksaan awal dengan mengecek denyut nadi dan detak jantung korban, namun keduanya sudah tidak terdeteksi.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun setibanya di sana, korban dinyatakan telah meninggal dunia dengan kondisi mulut terbuka dan membiru.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Fatmawati, sementara penanganan perkara dilimpahkan kepada Polsek Metro Kebayoran Baru untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna memastikan penyebab pasti kematian Lula Lahfah.

Editor : Ali Mustofa
#jenazah #polres metro #meninggal #apartemen #jakarta #lula lahfah #kepolisian