RADAR KUDUS – Menunaikan ibadah umrah bersama anak kecil kian diminati jamaah asal Indonesia.
Selain menjadi momen spiritual keluarga, perjalanan ini juga menjadi sarana mengenalkan ibadah sejak usia dini.
Namun, otoritas Arab Saudi mengingatkan orang tua agar lebih waspada terhadap keselamatan anak di tengah padatnya jamaah.
Baca Juga: Emas Antam Kian Bersinar, Harga Pecah Rekor Lagi
Pemerintah Arab Saudi telah menerbitkan sejumlah imbauan bagi jamaah yang membawa anak kecil, khususnya saat berada di kawasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ibadah tetap aman dan berjalan lancar.
Salah satu anjuran utama adalah memilih waktu ibadah di luar jam padat.
Kepadatan jamaah di area tawaf dan sa’i dinilai berisiko bagi anak-anak, sehingga orang tua disarankan mengatur waktu umrah pada jam yang lebih lengang.
Selain itu, jamaah diminta menghindari titik-titik yang sering dipenuhi kerumunan.
Area tertentu di Masjidil Haram kerap mengalami lonjakan jamaah, terutama selepas salat wajib dan pada malam hari.
Untuk meningkatkan keamanan, otoritas setempat juga menyediakan Gelang Pintar berbasis teknologi RFID bagi anak-anak.
Baca Juga: Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Segini Duit yang Harus Disiapkan
Gelang tersebut memuat identitas dan kontak orang tua, sehingga memudahkan petugas membantu anak jika terpisah.
Layanan ini tersedia di beberapa gerbang utama Masjidil Haram dan dianjurkan untuk dimanfaatkan, terutama saat musim ramai.
Orang tua juga diimbau memastikan anak selalu berada dalam pengawasan pendamping.
Menjaga jarak dekat dinilai efektif mencegah anak tersesat di tengah arus jamaah.
Tak kalah penting, orang tua diminta membekali anak dengan pemahaman adab dan aturan di Masjidil Haram.
Penjelasan sederhana tentang cara bersikap di area ibadah diharapkan membuat anak lebih tertib dan membantu kelancaran ibadah keluarga selama berada di Tanah Suci.
Editor : Ali Mustofa