RADAR KUDUS - Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka gerbang pengabdian bagi generasi muda yang ingin bergabung di Korps Brigade Mobil (Brimob).
Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai, membuka peluang besar bagi 2.000 calon anggota untuk menempuh jalur karier di satuan elite kepolisian.
Pengumuman ini tertuang dalam Surat Nomor Peng/38/XI/DIK.2.1/2025 tertanggal 7 November 2025. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh jajaran Polres Trenggalek sebagai bagian dari sosialisasi rekrutmen nasional Polri.
Baca Juga: Rekrutmen Polri 2026 di Papua Barat 80% untuk OAP, Simak Penjelasannya
Brimob Bukan Sekadar Profesi, Tapi Jalan Hidup
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kabag SDM menegaskan, rekrutmen ini difokuskan untuk mencetak Bintara Brimob berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).
Mereka yang lolos seleksi akan menjalani pendidikan pembentukan selama lima bulan di Sekolah Polisi Negara (SPN), yakni SPN Polda Jawa Timur, Polda Metro Jaya, dan Polda Sulawesi Selatan.
Berbeda dari satuan lain, Brimob dikenal sebagai garda terdepan Polri dalam penanganan konflik bersenjata, terorisme, bencana alam, hingga pengamanan objek vital nasional. Karena itu, proses seleksi dirancang ketat, bertahap, dan mengedepankan integritas.
Kuota Besar, Persaingan Ketat
Tahun ini, Polri menyiapkan kuota 2.000 orang. Jumlah tersebut dinilai sebagai respons atas kebutuhan personel Brimob yang terus meningkat seiring tantangan keamanan nasional dan tugas kemanusiaan di berbagai wilayah.
Namun, kuota besar bukan berarti jalan pintas. Seluruh tahapan seleksi tetap mengedepankan kualitas, fisik prima, mental tangguh, dan loyalitas pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca Juga: Rekrutmen Bintara Brimob 2026 Dibuka, Simak Syaratnya
Syarat Pendidikan dan Usia
Pendaftaran dibuka bagi Warga Negara Indonesia dengan latar belakang pendidikan minimal SMA/SMK/MA sederajat (bukan Paket A, B, atau C). Lulusan SMA tahun 2020–2025 wajib memiliki nilai rata-rata minimal 70. Sementara untuk wilayah Papua dan sekitarnya diberlakukan batas minimal 65.
Bagi lulusan D-IV atau S-1, IPK minimal yang dipersyaratkan adalah 2,75 dari program studi terakreditasi.
Batas usia juga ditentukan secara jelas:
-
SMA/sederajat: 17–23 tahun
-
D-I s.d. D-III: 17–24 tahun
-
D-IV/S-1: 17–27 tahun
Dengan ketentuan tinggi badan minimal 165 cm.
Baca Juga: SIPSS Polri 2026 Dibuka: Ini Jurusan Paling Dicari dan Cara Daftar Online
Jadwal Pendaftaran dan Tahapan Seleksi
Pendaftaran dibuka mulai 10 hingga 18 November 2025 melalui laman resmi penerimaan.polri.go.id atau langsung ke Bag SDM Polres Trenggalek.
Tahapan seleksi meliputi:
-
Pemeriksaan administrasi
-
Tes kesehatan tahap I & II
-
Tes psikologi tahap I & II
-
Tes akademik
-
Ujian jasmani
-
Pemeriksaan mental ideologi
-
Pemeriksaan EKG
-
Sidang terbuka penentuan kelulusan
Semua tahapan dirancang berlapis untuk menyaring calon terbaik, bukan sekadar yang “kuat secara fisik”, tetapi juga matang secara mental dan ideologi.
Gratis dan Anti Calo
Polres Trenggalek kembali menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen tidak dipungut biaya sepeser pun. Sistem seleksi menerapkan prinsip BETAH: Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Masyarakat diimbau untuk tidak percaya pada pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Jalur resmi adalah satu-satunya pintu masuk.
Lebih dari Sekadar Lulus
Bagi Polri, rekrutmen ini bukan sekadar mengisi formasi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun wajah Brimob yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Brimob bukan hanya tentang seragam dan senjata, tetapi tentang kesiapan berdiri di garis depan ketika negara membutuhkan.
Editor : Mahendra Aditya