Radar Kudus - Calon mahasiswa yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan perlu memperhatikan masa pendaftaran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Berdasarkan pola pendaftaran tahun-tahun sebelumnya, akses registrasi KIP Kuliah biasanya dibuka satu hari sebelum proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dimulai.
Selama kurun 2022 hingga 2025, jumlah pelamar KIP Kuliah terus menunjukkan kenaikan.
Pada pengumuman SNBP 2025 (18 Maret 2025), Panitia SNPMB merilis daftar perguruan tinggi negeri yang menerima mahasiswa terbanyak melalui skema KIP Kuliah.
Daftar 10 PTN Akademik dengan Penerima KIP Terbanyak (SNBP 2025)
Baca Juga: Daftar Beasiswa Kuliah 2026 untuk S1 & S2: Pilihan Lengkap untuk Pelajar dan Jobseeker
-
Universitas Malikussaleh – 2.030 mahasiswa
-
Universitas Negeri Padang – 1.533 mahasiswa
-
Universitas Negeri Medan – 1.498 mahasiswa
-
Universitas Syiah Kuala – 1.384 mahasiswa
-
Universitas Pendidikan Indonesia – 1.317 mahasiswa
-
Institut Pertanian Bogor – 1.237 mahasiswa
-
Universitas Lampung – 1.191 mahasiswa
-
Universitas Negeri Makassar – 1.182 mahasiswa
-
Universitas Negeri Gorontalo – 1.168 mahasiswa
-
Universitas Halu Oleo – 1.122 mahasiswa
10 PTN Vokasi dengan Penerima KIP Terbanyak (SNBP 2025)
-
Politeknik Negeri Jember – 803 mahasiswa
-
Politeknik Negeri Sriwijaya – 701 mahasiswa
-
Politeknik Negeri Lhokseumawe – 530 mahasiswa
-
Politeknik Negeri Padang – 495 mahasiswa
-
Politeknik Negeri Medan – 486 mahasiswa
-
Politeknik Negeri Lampung – 407 mahasiswa
-
Politeknik Negeri Bengkalis – 365 mahasiswa
-
Politeknik Negeri Ujung Pandang – 316 mahasiswa
-
Politeknik Negeri Jakarta – 290 mahasiswa
-
Politeknik Negeri Semarang – 288 mahasiswa
Hingga saat ini, persyaratan resmi KIP Kuliah tahun 2026 belum diterbitkan. Meski begitu, ketentuan tahun sebelumnya dapat digunakan sebagai gambaran awal bagi calon pendaftar.
Persyaratan Umum Penerima KIP Kuliah 2025 (Sebagai Acuan)
Baca Juga: LENGKAP! Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026
-
Lulusan SMA/SMK/sederajat pada tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
-
Dinyatakan lolos seleksi masuk di PTN akademik atau vokasi yang telah terakreditasi.
-
Memiliki prestasi akademis yang memadai namun terkendala kondisi ekonomi.
-
Memenuhi salah satu indikator ekonomi berikut:
-
Pemegang KIP dan lolos seleksi nasional PTN
-
Tergabung dalam DTKS serta menerima bansos Kemensos
-
Pemegang KIP yang lolos jalur mandiri PTS
-
Terdata dalam DTKS dan menerima bansos Kemensos ketika diterima di PTS
-
Termasuk dalam tiga desil terendah Data PPKE
-
Berasal dari panti sosial atau panti asuhan
-
Pendapatan orang tua tidak melebihi Rp4 juta per bulan, atau maksimal Rp750.000 per orang dalam satu keluarga
-
Memiliki SKTM yang diterbitkan pemerintah serta bukti kondisi rumah dan penggunaan listrik
-
Daftar kampus tersebut dapat dijadikan rujukan untuk menentukan pilihan bagi peserta yang berencana mendaftar SNBP maupun KIP Kuliah pada tahun 2026.(laura)
Editor : Ali Mustofa