RADAR KUDUS - Mengawali tahun 2026, kabar gembira datang bagi para pencari kerja di sektor pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero secara resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk mengisi posisi strategis di instansi masing-masing.
KemenHAM Cari 500 Tenaga PPPK Baru
Kementerian HAM resmi membuka pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2025 mulai Rabu (7/1/2026).
Langkah ini dipertegas melalui Pengumuman Nomor SEK-1140.KP.02.01 Tahun 2025 yang dirilis pada Selasa kemarin.
Dalam rekrutmen kali ini, KemenHAM menyediakan alokasi sebanyak 500 formasi yang menyasar lulusan Sarjana (S1) dari berbagai latar belakang jurusan.
Terdapat lima jabatan utama yang dibuka, yakni Analis SDM Ahli Pertama, Perencana Ahli Pertama, Apoteker Ahli Pertama, Penata Layanan Operasional, serta Pengelola Layanan Operasional.
Sesuai regulasi, pelamar wajib memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun di bidang yang relevan dan berusia antara 20 hingga 40 tahun.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal terpusat milik BKN di laman https://sscasn.bkn.go.id.
Panitia mengingatkan agar pelamar hanya memilih satu formasi, karena penggunaan identitas ganda atau pendaftaran di lebih dari satu jabatan akan berakibat pada diskualifikasi otomatis.
Setelah masa pendaftaran ditutup pada 23 Januari 2026, peserta akan menghadapi seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang dijadwalkan pada 11–17 Februari 2026. Hasil akhir kelulusan rencananya akan diumumkan secara resmi pada 11 April 2026.
Baca Juga: CATAT! Ini Kisi-kisi Formasi CPNS 2026 untuk Lulusan SMA/SMK dan S1
Lowongan Awak Kapal di PT Pelni
Beriringan dengan seleksi di kementerian, PT Pelni (Persero) juga membuka kesempatan kerja bagi pelaut profesional melalui kontrak Perjanjian Kerja Laut (PKL) Tahun 2026.
Lowongan ini dikhususkan untuk memperkuat armada kapal penumpang milik BUMN transportasi laut tersebut.
Posisi yang ditawarkan meliputi Rating Deck (Kelasi) dan Rating Mesin (Wiper). PT Pelni menetapkan kriteria usia maksimal 45 tahun per 31 Desember 2025 dan mewajibkan pelamar memiliki sertifikat pelaut sesuai standar STCW 2010.
Berbeda dengan KemenHAM, pendaftaran untuk PT Pelni dibuka lebih lama hingga 12 Februari 2026 melalui situs resmi https://karir.pelni.co.id. Kandidat yang memenuhi syarat nantinya akan dipanggil untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan secara luring di Kantor Pusat PT Pelni.
Kedua institusi tersebut menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan mengimbau pelamar untuk selalu memantau informasi resmi guna menghindari segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi. (*)
Editor : Ali Mustofa