RADAR KUDUS – Awal tahun 2026 diwarnai insiden kecelakaan lalu lintas di jalur rawan Pacet–Cangar, Kabupaten Mojokerto.
Sebuah minibus Isuzu Elf mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi turunan AMD Sendi, Dusun Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kamis sore (1/1).
Kendaraan dengan nomor polisi L 7791 AF itu diduga mengalami gagal fungsi pengereman.
Baca Juga: Sepuluh Hukum Kehidupan: Keseimbangan, Memahami Dua Sisi Kehidupan
Rem yang tidak bekerja membuat laju mobil tak terkendali hingga akhirnya terguling.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 16 penumpang dilaporkan menjadi korban dengan kondisi luka ringan hingga luka berat.
Salah seorang warga setempat, Widya, mengaku tidak menyaksikan secara langsung detik-detik kecelakaan.
Saat dirinya tiba di lokasi, posisi mobil sudah dalam keadaan terbalik dan para penumpang tampak berhamburan keluar dari dalam kendaraan.
“Penumpangnya banyak. Ada yang tidak sadarkan diri, sebagian sudah dibawa ambulans,” ujar Widya saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (2/1).
Menurut keterangan warga, di antara korban tidak hanya orang dewasa, tetapi juga terdapat anak-anak.
Baca Juga: Sepuluh Hukum Kehidupan: Kesetaraan, Mengubah Cara Pandang Terhadap Masalah Hidup
Isuzu Elf tersebut diketahui melaju dari arah Cangar menuju Pacet sebelum akhirnya mengalami kecelakaan di jalur turunan yang dikenal ekstrem.
Sementara itu, sopir Isuzu Elf, Arifin (51), membenarkan bahwa kendaraan yang dikemudikannya mengalami rem blong.
Ia menjelaskan, saat melintasi jalur Cangar–Pacet, kondisi mobil masih normal. Namun, masalah muncul ketika kendaraan memasuki turunan AMD Sendi.
“Remnya tiba-tiba kosong, sama sekali tidak berfungsi. Dari situ mobil mulai oleng,” ungkap Arifin.
Kondisi tersebut membuat Arifin kehilangan kendali atas kemudi. Ia berupaya menghindari dampak yang lebih fatal dengan membanting setir.
Baca Juga: Update Harga Pangan Jumat Pagi, Cabai Rawit dan Telur Jadi Sorotan
Namun, mobil justru keluar jalur dan terguling setelah menghantam tiang listrik beton di sisi jalan.
Saat kejadian, Isuzu Elf diketahui membawa rombongan keluarga asal Kota Surabaya yang hendak berlibur ke Wanawisata Air Panas Padusan, Pacet. Kendaraan dalam kondisi terisi penuh oleh penumpang.
“Total ada 16 orang. Semuanya keluarga, mau ke pemandian,” tambah Arifin.
Dari pantauan di lapangan, seluruh korban telah dievakuasi menggunakan lima unit ambulans serta kendaraan relawan menuju RSUD Sumberglagah, Kecamatan Pacet.
Peristiwa kecelakaan tunggal tersebut juga telah ditangani oleh aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap para korban.