RADAR KUDUS - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang berada di bawah pengelolaan Bank Indonesia mencatat perkembangan harga sejumlah bahan pangan utama di tingkat pedagang eceran.
Berdasarkan data terbaru, harga cabai rawit merah saat ini berada di kisaran Rp69.500 per kilogram, sementara telur ayam ras diperdagangkan dengan harga Rp33.450 per kilogram.
Rilis PIHPS dari Jakarta pada Jumat pagi pukul 08.30 WIB juga memperlihatkan pergerakan harga komoditas pangan lainnya secara nasional.
Baca Juga: Emas Galeri24 dan UBS Kompak Stabil, Ini Daftar Harga Terbarunya
Untuk komoditas bawang, bawang merah tercatat dijual seharga Rp50.550 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di level Rp39.800 per kilogram.
Komoditas beras menunjukkan rentang harga yang bervariasi sesuai kualitasnya. Beras kualitas bawah I dibanderol Rp14.650 per kilogram dan kualitas bawah II Rp15.350 per kilogram.
Pada kategori medium, harga beras medium I tercatat Rp16.400 per kilogram, sementara medium II Rp16.050 per kilogram.
Adapun beras kualitas super dijual lebih tinggi, dengan super I seharga Rp17.200 per kilogram dan super II Rp16.800 per kilogram.
Harga cabai jenis lain juga masih berada di level relatif tinggi. Cabai merah besar dijual Rp51.050 per kilogram, cabai merah keriting Rp51.100 per kilogram, dan cabai rawit hijau mencapai Rp55.450 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras dipasarkan dengan harga Rp44.250 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi kualitas I tercatat Rp142.350 per kilogram dan kualitas II berada di angka Rp134.500 per kilogram.
Baca Juga: Harga Emas Antam Kembali Mengalami Kenaikan, Ini Daftar Lengkapnya
Harga kebutuhan pokok lainnya juga tercatat stabil. Gula pasir premium dijual Rp20.500 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal dibanderol Rp18.150 per kilogram.
Minyak goreng curah berada di harga Rp19.400 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp22.850 per liter, dan kemasan bermerek II seharga Rp21.350 per liter.
Data harga pangan ini dapat menjadi rujukan bagi masyarakat dalam menyusun dan mengatur anggaran belanja bulanan, khususnya untuk kebutuhan dapur yang digunakan sehari-hari.