Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Nilai TKA 2025 Tak Menentukan Lolos SNBP 2026, Ini Faktanya

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 31 Desember 2025 | 23:09 WIB
Photo
Photo

RADAR KUDUS - Setelah hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 diumumkan, muncul pertanyaan di kalangan siswa terkait perannya dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Banyak yang mengira nilai TKA menjadi faktor penentu kelulusan. Faktanya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Nilai TKA 2025 tidak secara langsung menentukan apakah seorang siswa lolos atau tidak dalam SNBP 2026.

 

Baca Juga: Kemendikdasmen Rilis jadwal TKA SD dan SMP 2026: Tidak Wajib dan Tidak Menentukan Kelulusan Siswa.

Meski menjadi bagian dari berkas pendaftaran, skor TKA tidak digunakan sebagai alat pemeringkatan utama dalam seleksi berbasis prestasi ini.

Kesalahpahaman sering muncul karena siswa menganggap nilai akademik tinggi otomatis menjamin kelulusan.

Padahal, berbeda dengan jalur berbasis tes seperti UTBK-SNBT, SNBP tidak mengandalkan skor numerik tunggal sebagai penentu hasil seleksi.

Dalam SNBP, nilai TKA berfungsi sebagai dokumen pendukung, bukan alat seleksi utama.

Hal ini juga ditegaskan dalam berbagai pernyataan resmi dari pihak berwenang, termasuk Kemendikbudristek.

 

Baca Juga: Kuota dan Aturan Baru SNPMB 2026, Siswa Wajib Miliki Nilai TKA untuk SNBP

Disebutkan bahwa hasil TKA hanya menjadi salah satu syarat administrasi yang dilampirkan saat pendaftaran SNBP, bukan penentu diterima atau tidaknya calon mahasiswa.

Dengan demikian, meski siswa tetap wajib menyertakan sertifikat nilai TKA, keputusan akhir seleksi lebih dipengaruhi oleh kebijakan masing-masing perguruan tinggi.

Faktor-faktor seperti nilai rapor, prestasi akademik dan nonakademik, serta portofolio sesuai program studi memiliki peran yang lebih signifikan.

Anggapan bahwa nilai TKA menjadi kunci kelulusan juga diperkuat oleh diskusi di media sosial yang sering menjadikan skor TKA sebagai tolok ukur kemampuan siswa.

Memang benar bahwa nilai tersebut mencerminkan kapasitas akademik, namun dalam konteks SNBP, fungsinya tidak bersifat menentukan secara mutlak.

Baca Juga: REFLEKSI Sepuluh Hukum Kehidupan: Menata Langkah Menuju Hidup yang Bahagia dan Bermakna

Secara praktis, nilai TKA 2025 memiliki beberapa fungsi dalam SNBP 2026, antara lain sebagai dokumen wajib pendaftaran, bukti kemampuan akademik tambahan, serta pelengkap portofolio bagi program studi tertentu. Namun, penilaian akhir tetap dilakukan secara menyeluruh.

Dalam proses seleksi SNBP, perguruan tinggi biasanya mempertimbangkan nilai rapor dari beberapa semester, capaian prestasi di luar ujian, portofolio, hingga rekomendasi pendukung.

Oleh karena itu, siswa dengan nilai TKA tinggi tetapi minim prestasi tambahan belum tentu lebih unggul dibanding siswa dengan rekam jejak prestasi yang kuat.

Bagi siswa yang tengah mempersiapkan diri menghadapi SNBP 2026, pemahaman ini menjadi penting.

Pengelolaan dokumen harus dilakukan dengan baik, pengembangan prestasi perlu dioptimalkan, dan kebijakan kampus tujuan harus dipelajari agar strategi pendaftaran lebih tepat sasaran.

Singkatnya, nilai TKA 2025 memang wajib dilampirkan dalam pendaftaran SNBP 2026, tetapi tidak menjadi faktor tunggal penentu kelulusan.

Hasil seleksi ditentukan oleh penilaian prestasi yang lebih luas dan komprehensif.(laura)

Editor : Ali Mustofa
#Syarat SNBP 2026 #Fungsi Nilai TKA 2025 #SNBP 2026 #Seleksi masuk PTN #nilai TKA 2025