Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ibu Rumah Tangga di Serang Tewas Mengenaskan dengan 34 Tusukan, Pelaku Teman Anak Korban, Ini Motifnya

Ali Mustofa • Rabu, 31 Desember 2025 | 22:03 WIB

ILUSTRASI: Penusukan.
ILUSTRASI: Penusukan.

RADAR KUDUS – Kasus pembunuhan menimpa seorang ibu rumah tangga berinisial FA (42), warga Kampung Sidilem, Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten.

Perempuan tersebut ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di dalam rumahnya.

Satuan Reserse Kriminal Polresta Serang Kota bergerak cepat mengusut perkara ini hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

Baca Juga: Harga Emas Batangan Antam Tidak Bergerak, Ini Daftar Lengkapnya

Fakta mengejutkan terungkap, pelaku merupakan orang yang dikenal dekat oleh korban. Ia adalah tetangga sekaligus teman anak korban berinisial SI.

Jenazah korban ditemukan pada Senin (29/12/2025) sore. Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan intensif.

Upaya pelaku untuk mengelabui petugas di tahap awal penyidikan akhirnya terbongkar.

“Pelaku berinisial SI sudah kami amankan. Proses pengungkapan perkara ini memakan waktu kurang lebih enam jam sejak kejadian diketahui,” ujar Kasat Reskrim Polresta Serang Kota Kompol Alfano Ramadhan kepada wartawan, Rabu (31/12/2025).

Awalnya, SI diperiksa sebagai saksi. Ia mengaku menjadi orang pertama yang menemukan korban dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumahnya.

Namun, pengakuan tersebut menimbulkan kecurigaan penyidik.

Dari hasil pemeriksaan mendalam, keterangan SI dinilai tidak selaras dengan fakta di lapangan maupun pernyataan saksi-saksi lain.

Baca Juga: Harga Emas Batangan Antam Tidak Bergerak, Ini Daftar Lengkapnya

Sejumlah kejanggalan itulah yang akhirnya membuat penyidik terus menekan SI dalam pemeriksaan.

“Pada akhirnya, yang bersangkutan mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban,” ungkap Alfano.

Usai pengakuan tersebut, status SI langsung dinaikkan dari saksi menjadi tersangka.

Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Serang Kota guna melengkapi berkas penyidikan.

Terkait motif pembunuhan, penyidik mengungkapkan bahwa pelaku dilatarbelakangi rasa sakit hati.

Baca Juga: Pentingnya Muhasabah dalam Islam untuk Menata Masa Depan

Hal tersebut berkaitan dengan usaha bisnis keripik yang dijalankan SI bersama anak korban.

Korban diduga sempat mengucapkan kata-kata yang menyinggung perasaan pelaku karena usaha keripik tersebut dianggap tidak menunjukkan perkembangan meski telah berjalan beberapa bulan.

Bahkan, korban disebut meminta pelaku menghentikan usaha tersebut.

“Masalahnya karena usaha keripik tidak kunjung ada progres dan korban menyarankan agar usaha itu dihentikan,” jelas Alfano.

Seperti diberitakan sebelumnya, FA ditemukan meninggal dunia di rumahnya saat situasi sedang sepi.

Ibu tiga anak itu mengalami luka parah dengan total 34 tusukan di berbagai bagian tubuh.

Hingga kini, polisi masih mendalami lebih lanjut apakah aksi pembunuhan tersebut telah direncanakan sebelumnya atau dilakukan secara spontan akibat luapan emosi sesaat. (*)

 
Editor : Ali Mustofa
#serang #pembunuhan #tewas mengenaskan #ibu rumah tangga #tersangka #kepolisian