Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kediaman Dinas Putin Diserang Drone, Rusia Salahkan Ukraina

Ali Mustofa • Selasa, 30 Desember 2025 | 18:17 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin

RADAR KUDUS – Pemerintah Rusia menuding militer Ukraina mencoba membunuh Presiden Vladimir Putin dengan menyerang kediaman dinasnya.

Dugaan serangan tersebut terjadi tak lama setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menggelar pertemuan dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida, pada Minggu (28/12/2025).

Padahal, pertemuan Zelensky dan Trump disebut membahas peluang mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak Februari 2024.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa 30 Desember 2025, Galeri 24 dan UBS Turun Tipis, Cek Daftar Lengkapnya

Tuduhan Rusia ini pun memicu sorotan internasional karena muncul di tengah wacana perdamaian.

Informasi tersebut disampaikan oleh ajudan Presiden Putin, Yuri Ushakov, kepada awak media pada Senin (29/12/2025). Ushakov menyebut, Putin bahkan telah menyampaikan langsung kabar dugaan upaya pembunuhan itu kepada Trump melalui sambungan telepon.

Menurut Ushakov, Putin menyoroti bahwa sesaat setelah Washington menilai pertemuan di Mar-a-Lago sebagai negosiasi yang berjalan positif, Kiev justru melancarkan apa yang disebutnya sebagai serangan teror menggunakan drone jarak jauh dalam skala besar.

Pernyataan itu dikutip dari kantor berita Sputnik, Selasa (30/12/2025).

Serangan drone tersebut, kata Ushakov, menargetkan kediaman dinas Putin yang berada di wilayah Novgorod.

Namun, seluruh ancaman berhasil digagalkan berkat sistem pertahanan udara Rusia.

Dalam percakapan telepon dengan Trump, Putin menegaskan bahwa serangan terhadap kediamannya tidak akan dibiarkan tanpa respons.

Baca Juga: Harga Pertamax hingga Dexlite Naik, Ini Rincian BBM Pertamina per 30 Desember 2025

Meski demikian, Putin juga menyampaikan keinginannya untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dan konstruktif dengan Amerika Serikat demi mewujudkan perdamaian di Ukraina.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membantah keras tudingan Rusia. Ia menegaskan bahwa militer Ukraina tidak pernah melancarkan serangan drone ke kediaman Putin di Novgorod.

Zelensky menyebut tuduhan tersebut sebagai kebohongan yang bertujuan membenarkan serangan terbaru Rusia ke wilayah Ukraina.

“Ini adalah kebohongan lain dari Federasi Rusia,” ujar Zelensky, seperti dikutip dari AFP, Selasa (30/12/2025).

Ia menilai Rusia tengah menciptakan narasi untuk membuka jalan bagi serangan lanjutan, yang berpotensi menyasar ibu kota Kiev maupun gedung-gedung pemerintahan.

Baca Juga: Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Seluruh Indonesia per 24 Desember 2025

Zelensky pun mengimbau seluruh warga Ukraina untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Semua orang harus waspada sekarang, tanpa terkecuali. Serangan ke ibu kota sangat mungkin terjadi, terutama setelah pernyataan pihak Rusia yang menyebut akan memilih target yang mereka anggap sesuai,” ujarnya.

Sebelumnya, Rusia menuduh Ukraina meluncurkan drone jarak jauh ke arah kediaman Presiden Putin yang terletak di antara Moskow dan St Petersburg.

Tuduhan ini turut dikaitkan dengan kemungkinan perubahan sikap Moskow dalam negosiasi damai.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengklaim bahwa Ukraina menembakkan sebanyak 91 drone ke kediaman dinas Putin di Novgorod pada Minggu malam hingga Senin dini hari.

Menurut Lavrov, seluruh drone tersebut berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Rusia.

Editor : Ali Mustofa
#rusia #perang #ukraina #drone #vladimir putin