Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, Wagub DKI Rano Karno Bahas Kesiapsiagaan dengan BMKG

Redaksi Radar Kudus • Jumat, 19 Desember 2025 | 20:17 WIB
Wagub DKI Rano Karno meninjau pusat pemantauan cuaca BMKG jelang Tahun Baru.
Wagub DKI Rano Karno meninjau pusat pemantauan cuaca BMKG jelang Tahun Baru.

RADAR KUDUS – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengadakan kunjungan kerja ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Gedung Multi Hazard Early Warning System (MHEWS), Jakarta, pada Kamis (18/12/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan persiapan menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem menjelang perayaan Tahun Baru di DKI Jakarta.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menerangkan bahwa BMKG saat ini mengelola 191 stasiun dan lebih dari 10.800 perangkat operasi utama untuk memantau cuaca dan bencana secara langsung.

Untuk area DKI Jakarta, pengawasan cuaca dianggap telah dilakukan dengan baik melalui radar di Tangerang, Dadap, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Faisal menyatakan bahwa Jakarta merupakan salah satu daerah prioritas BMKG akibat tingkat kerentanan yang tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan hujan ekstrem.

BMKG terus meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi risiko hujan ekstrem yang dapat menyebabkan banjir.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menekankan bahwa data cuaca dari BMKG sangat krusial untuk melindungi keselamatan publik, terutama menjelang perayaan Tahun Baru yang tetap akan dilaksanakan meskipun dengan konsep yang lebih sederhana.

Ia menegaskan bahwa langkah antisipasi harus dilakukan sedini mungkin agar dampak cuaca ekstrem dapat diminimalisir.

Dalam acara tersebut, Rano Karno juga memeriksa Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS), Meteorological Early Warning System (MEWS), serta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.

BMKG menegaskan tekadnya untuk tetap aktif 24 jam dalam memberikan peringatan dini, serta mendorong kerjasama yang kuat dengan pemerintah daerah supaya informasi cuaca dapat segera dan tepat ditindaklanjuti di lapangan. (Amelia NA)

Editor : Ali Mustofa
#wagub dki jakarta #BMKG 2025 #cuaca