Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Korban Bencana di 12 Daerah Sumut Capai 355 Orang, Penanganan Terus Berjalan, Berikut Rinciannya!

Ali Mustofa • Senin, 15 Desember 2025 | 18:44 WIB

MENCARI YANG TERSISA: Penduduk Desa Aek Garoga, Tapanuli Selatan, Sumut, mengais sisa barang di rumah yang diterjang banjir, Kamis (4/12/2025).
MENCARI YANG TERSISA: Penduduk Desa Aek Garoga, Tapanuli Selatan, Sumut, mengais sisa barang di rumah yang diterjang banjir, Kamis (4/12/2025).

RADAR KUDUS - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana alam yang melanda wilayah tersebut kembali meningkat.

Hingga saat ini, total korban jiwa tercatat mencapai 355 orang.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan data sementara yang dihimpun oleh Pusdalops PB Sumut berdasarkan laporan dari daerah terdampak.

Baca Juga: Potensi Klaim Asuransi Membengkak Akibat Bencana Sumatera, OJK Siapkan Langkah Antisipasi

Mengacu pada pembaruan data per Minggu pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal bertambah tujuh orang dibandingkan catatan sebelumnya yang mencapai 348 orang pada Sabtu (13/12).

Data tersebut diterima Pusdalops PB Sumut di Medan.

Pusdalops PB mencatat, dari total 355 korban jiwa, penyebarannya terjadi di 12 dari 18 kabupaten dan kota yang terdampak bencana di Sumatera Utara.

Rinciannya, Kabupaten Tapanuli Utara mencatat 36 korban meninggal, Kabupaten Tapanuli Tengah 122 orang, Kabupaten Tapanuli Selatan 86 orang, serta Kota Sibolga 54 orang.

Sementara itu, Kabupaten Humbang Hasundutan melaporkan 10 korban dan Kota Padangsidimpuan satu korban meninggal.

Selain wilayah tersebut, korban jiwa juga tercatat di Kabupaten Pakpak Bharat sebanyak dua orang, Kota Medan 12 orang.

Kabupaten Langkat 13 orang, Kabupaten Deli Serdang 17 orang, Kabupaten Nias satu orang, serta Kabupaten Nias Selatan satu orang.

Baca Juga: Harga BBM Stabil Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Ini Daftar Terbarunya

Sri Wahyuni menyampaikan bahwa berbagai langkah penanganan bencana terus dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing bersama pemangku kepentingan terkait.

Upaya tersebut meliputi penanganan darurat, pendistribusian bantuan, hingga pemulihan di wilayah terdampak.

“Perkembangan penanganan bencana ini akan terus kami sampaikan, termasuk pembaruan data korban dan dampak lainnya,” ujarnya.

Editor : Ali Mustofa
#meninggal #sumatera utara #bencana #Pusdalops PB #sumut