Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dorong Percepatan Infrastruktur Sumatera Barat, BRI Fasilitasi Pembiayaan Sindikasi Rp2,2 Triliun untuk Proyek Flyover Sitinjau Lauik

Zainal Abidin RK • Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:33 WIB
PEDULI: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan perannya dalam mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur nasional.
PEDULI: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan perannya dalam mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur nasional.

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan perannya dalam mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur nasional. Kali ini, BRI ikut ambil bagian dalam pembiayaan sindikasi senilai Rp2,2 triliun untuk proyek strategis Flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat yang dilaksanakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik menjadi salah satu proyek infrastruktur yang sangat dinantikan masyarakat Sumatera Barat. Hal ini tidak terlepas dari kondisi ruas Padang–Solok yang selama ini dikenal memiliki medan ekstrem, tingkat kemiringan yang tajam, serta risiko kecelakaan yang relatif tinggi.

Dalam skema pembiayaan tersebut, BRI berperan sebagai Joint Mandated Lead Arranger and Bookrunners (JMLAB) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Proyek ini juga didukung oleh sejumlah bank peserta lainnya, antara lain PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), serta Bank Nagari.

Di tengah upaya pemulihan Sumatera Barat pascabencana banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu, kehadiran proyek ini diharapkan mampu membawa optimisme baru, khususnya dalam meningkatkan keselamatan, memperlancar konektivitas, serta mendorong mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Flyover sepanjang 2,774 kilometer ini memiliki total nilai proyek sebesar Rp2,739 triliun, dengan masa pembangunan sekitar 2,5 tahun dan masa operasi selama 10 tahun. Ruang lingkup pekerjaan meliputi pembangunan jalan dan jembatan layang, perencanaan teknis, hingga kegiatan preservasi selama periode operasional.

Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya, menyampaikan bahwa keterlibatan BRI dalam pembiayaan proyek tersebut merupakan wujud dukungan perseroan terhadap pembangunan infrastruktur yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, BRI memiliki kekuatan pendanaan yang memadai untuk berpartisipasi dalam proyek KPBU dengan struktur yang layak secara finansial (bankable). BRI juga terus memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan yang berkontribusi pada peningkatan konektivitas dan produktivitas nasional.

Riko turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR serta PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PPI) atas dukungan yang diberikan dalam memastikan skema pembiayaan proyek berjalan secara prudent, terukur, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. Ia menilai, dukungan struktur yang komprehensif tersebut menjadikan proyek Flyover Sitinjau Lauik memiliki kelayakan pembiayaan yang solid serta potensi manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa BRI secara konsisten menghadirkan solusi pembiayaan yang prudent, terukur, dan berorientasi pada dampak sosial-ekonomi. Percepatan pembangunan infrastruktur diyakini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan konektivitas, produktivitas, serta pemerataan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui pembiayaan sindikasi proyek Flyover Sitinjau Lauik, BRI berharap akses transportasi menuju dan dari kawasan Sumatera Barat semakin aman dan efisien. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperpendek waktu tempuh, melancarkan arus logistik, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Selain dukungan pembiayaan, BRI juga menyediakan layanan terintegrasi melalui BRI One Solutions guna memenuhi kebutuhan para pelaku usaha dan mitra proyek. Layanan tersebut meliputi pengelolaan transaksi melalui Qlola, fasilitas Bank Garansi, Supplier/Vendor Financing, hingga Employee Benefits yang dirancang untuk memberikan nilai tambah serta mendukung kelancaran aktivitas bisnis.

Riko menegaskan bahwa partisipasi BRI dalam proyek ini mencerminkan konsistensi perseroan dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah serta komitmen jangka panjang dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional. Melalui sinergi lintas lembaga dan pemanfaatan kapasitas pendanaan yang kuat, BRI terus berperan aktif dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Editor : Zainal Abidin RK
#kementerian pupr #BBRI #infrastruktur #bri