RADAR KUDUS – Kebakaran hebat menimpa sebuah gedung di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (9/12), dan menelan sejumlah korban jiwa.
Hingga kini, tercatat tujuh orang meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro membenarkan adanya korban tewas dalam kejadian itu.
Baca Juga: Kayu Diduga Dihanyutkan Saat Banjir, Polisi Periksa Aktivitas di Sungai Tamiang
Pernyataan serupa disampaikan Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Roby Heri Saputra, yang menyebut jumlah korban diperkirakan masih dapat bertambah karena proses penyisiran belum tuntas.
“Data sementara ada tujuh korban. Tim masih melakukan pengecekan di area gedung, saya juga sedang menuju lokasi,” ujar Roby.
Di tempat kejadian, petugas gabungan masih berupaya mengevakuasi jenazah dari dalam bangunan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, tujuh korban terdiri dari empat perempuan dan tiga laki-laki.
Selain itu, diduga masih ada sejumlah orang yang terjebak di dalam gedung yang berada di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran.
Proses pemadaman terus berlangsung dan tim damkar masih berjibaku mengendalikan api.
“Masih dalam tahap pemadaman dan pencarian korban,” terang petugas Command Center Gulkarmat DKI Jakarta.
Baca Juga: Kronologi Pejabat SKK Migas Tewas di Tempat Usai Tabrak Bus TransJakarta di Sudirman Jakarta
Kebakaran pertama kali dilaporkan warga pada pukul 12.43 WIB, dan operasi pemadaman dimulai tujuh menit kemudian, yakni pukul 12.50 WIB.
Total 29 unit mobil damkar dengan 101 personel dikerahkan ke lokasi.
Hingga kini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, dan polisi masih menunggu laporan lengkap dari tim yang berada di lapangan.
Di lokasi kejadian, yang diketahui merupakan kantor Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto Nomor 2–3, petugas pemadam terlihat masih bekerja keras.
Pada pukul 14.32 WIB, api belum sepenuhnya padam dan delapan kantong jenazah sudah berhasil dievakuasi dari dalam gedung.
Baca Juga: Gary De’Snake di Zootopia 2: Karakter Misterius yang Terinspirasi Ular Biru Asli Indonesia
Sebagian petugas pemadam juga masih menyisir lantai 2 untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
Seorang saksi bernama Ani mengaku mendengar suara teriakan minta tolong sebelum kebakaran membesar.
“Tiba-tiba listrik padam, lalu terdengar orang teriak-teriak ‘tolong’. Setelah itu terlihat asap, lalu api keluar cukup besar,” tuturnya.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di Jalan Letjen Suprapto mengalami kemacetan panjang pada Selasa sore.