RADAR KUDUS - PT Pertamina Patra Niaga berhasil memulihkan operasional SPBU yang berada di Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, setelah suplai BBM tiba melalui jalur distribusi yang sangat menantang selama dua hari.
Pengiriman dilakukan dengan dukungan penuh TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat yang terdampak bencana tetap terpenuhi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa pihaknya melalui Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) kembali menambah titik penyaluran yang dapat beroperasi di kawasan terdampak.
Baca Juga: Catatan Duka Bencana Sumut: 338 Orang Meninggal, Penanganan Terus Berjalan
“SPBU 152.4656 di Terangun kembali melayani masyarakat setelah pasokan BBM berhasil didistribusikan,” ujar Roberth dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Ia menerangkan, suplai BBM dikirim dari Fuel Terminal (FT) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, menggunakan drum yang membawa 3.000 liter Pertalite serta 3.000 liter Biosolar.
“Perjalanan distribusi menempuh jalur darat yang ekstrem hampir dua hari, melewati kawasan longsor dan cuaca yang kerap berubah,” ungkapnya.
Untuk menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan, lanjutnya, TNI memberikan pengawalan penuh hingga BBM tiba di SPBU Gayo Lues.
Roberth menegaskan bahwa pemulihan layanan energi di daerah terdampak bencana menjadi prioritas utama Pertamina.
Perusahaan memastikan seluruh titik penyaluran energi dapat kembali berfungsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Meski proses distribusi menghadapi tantangan besar, seluruh tim di lapangan bergerak cepat bersama aparat terkait guna menjamin ketersediaan BBM.
Baca Juga: Sinopsis & Fakta Film Mertua Ngeri Kali: Drama Lucu Menantu vs Mertua
“Sinergi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan TNI sangat berperan penting mempercepat proses pemulihan,” tuturnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumpampouw, menambahkan bahwa dengan suplai yang telah tiba, SPBU di Gayo Lues kembali dapat melayani konsumen, meski pasokan listrik di daerah tersebut belum sepenuhnya pulih.
“Sementara ini operasional SPBU mengandalkan genset sebagai sumber listrik,” kata Fahrougi.
Ia memastikan tim Pertamina tetap berkomitmen menjaga berfungsinya seluruh titik energi.
Meski akses distribusi sulit, koordinasi antara tim lapangan dan aparat setempat terus dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tetap tersedia.
“Kerja sama yang kuat antara Pertamina, pemerintah daerah, dan TNI sangat membantu mempercepat proses pemulihan ini,” ujar Fahrougi.