Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bukan Sekadar Banjir: Mengenal 'Hujan Abadi' yang Mengguncang Planet Kita di Zaman Dinosaurus

Nayla Karima • Selasa, 2 Desember 2025 | 13:12 WIB
Potret zaman dinosaurus yang diterpa hujan tanpa henti
Potret zaman dinosaurus yang diterpa hujan tanpa henti

RADARKUDUS - Sekitar 232 juta tahun lalu, Bumi dilanda badai tanpa akhir yang mengubah arah sejarah kehidupan.

Peristiwa ini dikenal sebagai Carnian Pluvial Event, masa ketika hujan turun tanpa jeda, menenggelamkan daratan, memperluas lautan, dan memusnahkan banyak makhluk purba yang tak mampu bertahan.

Semuanya bermula dari letusan gunung berapi raksasa di wilayah yang kini bernama Kanada.

 Baca Juga: Jauh di Bawah Kaki Kita: Ada Lautan Raksasa, Lebih Tua dari Dinosaurus

Letusan itu melepaskan gas rumah kaca dalam jumlah besar, memanaskan atmosfer, lalu memicu hujan global yang berlangsung hampir satu juta tahun.

Bumi berubah menjadi planet yang lembap dan tak bersahabat. Hutan kuno runtuh, laut menjadi keruh, dan spesies laut purba perlahan menghilang.

Namun di balik kehancuran itu, kehidupan baru mulai tumbuh.

 Baca Juga: Mengungkap Trigger Kepunahan Massal: Benarkah Meteor dan Iklim Jadi Kombinasi Fatal Bagi Dinosaurus

Tumbuhan modern berkembang pesat, dan kelompok hewan yang kelak menjadi dinosaurus menemukan ruang untuk berkuasa.

Dari bencana iklim yang memusnahkan banyak kehidupan, justru lahirlah zaman dinosaurus, masa kejayaan yang bertahan hingga 66 juta tahun lalu, sebelum akhirnya berakhir akibat tumbukan asteroid di penghujung Zaman Kapur.

Editor : Ali Mustofa
#Dinosaurus 140 juta tahun #air hujan #zaman dinosaurus #air hujan abadi