Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan bahwa gangguan tersebut terjadi sekitar pukul 08.04 WIB saat KA Barang Aksa Cargo yang membawa 30 gerbong datar melintas di dekat Perlintasan Sebidang PJL 4 Stasiun Surabaya Pasar Turi.
“Tiga gerbong datar dengan nomor urut ke-3, 4, dan 5 keluar dari rel, total delapan as terdampak,” ujar Luqman dalam keterangannya di Surabaya, Rabu.
Ia menjelaskan, proses penanganan langsung dilakukan di lokasi, mulai dari evakuasi hingga normalisasi jalur rel.
Petugas keselamatan dan tim prasarana Daop 8 juga segera diterjunkan untuk mempercepat penanganan.
Sementara itu, rangkaian gerbong yang tidak ikut anjlok telah dipindahkan ke Depo Sidotopo dan Stasiun Surabaya Pasar Turi agar proses evakuasi terhadap gerbong terdampak dapat berjalan lebih lancar.
KAI Daop 8 juga mengerahkan alat berat untuk mempercepat pemindahan gerbong yang keluar dari jalur.
Luqman menambahkan, sejumlah perjalanan kereta penumpang ikut terganggu akibat insiden tersebut, di antaranya KA Jayabaya, KA Commuter Line Arjonegoro, serta KA Mutiara Timur.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan masyarakat atas gangguan perjalanan kereta api yang terjadi pagi ini,” kata Luqman.
Pihaknya berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala dan mengapresiasi kesabaran para penumpang yang terdampak.
Editor : Ali Mustofa