Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Skandal Akademik Guncang Universitas Yonsei, Ratusan Mahasiswa Terlibat Kecurangan Massal dengan ChatGPT

Nayla Karima • Selasa, 11 November 2025 | 23:06 WIB
Potret keindahan Universitas Yonsei
Potret keindahan Universitas Yonsei

RADARKUDUS - Universitas Yonsei, salah satu institusi terkemuka di negara Korea Selatan, tengah berupaya mengadakan sidang dengar pendapat publik tentang etika kecerdasan buatan (AI) saat universitas itu bergulat dengan skandal kecurangan massal yang melibatkan penggunaan AI.

Menurut sejumlah sumber, universitas yang berpusat di Seoul tersebut tengah mempersiapkan penyelenggaraan sidang darurat yang diselenggarakan oleh Institut AI dan Inovasi Sosial untuk membahas berbagai isu, termasuk meningkatnya transisi ke kelas dan ujian daring, fungsi yang terus berkembang dan penggunaan AI yang meluas, serta perubahan yang diperlukan pada metode pengajaran dan evaluasi.

"Kami sedang merencanakan sebuah forum yang dapat diikuti oleh seluruh staf dan mahasiswa," ujar seorang pejabat universitas kepada Kantor Berita Yonhap.

"Kami memandang isu kecurangan baru-baru ini sebagai kesempatan untuk membahas kesadaran etika yang dibutuhkan untuk pendidikan tinggi di masa depan," tambahnya.

Kecurangan massal tersebut diduga terjadi selama ujian tengah semester untuk kelas Pemrosesan Bahasa Alami dan ChatGPT yang berlangsung daring pada tanggal 15 Oktober 2025.

Ratusan mahasiswa yang terdaftar dalam satu kelas diduga menggunakan perangkat AI seperti ChatGPT selama ujian tengah semester mereka.

Profesor tersebut, yang menemukan kecurangan akademik yang meluas, mengumumkan bahwa para mahasiswa yang menyontek akan menerima poin nol.

Meskipun diwajibkan melakukan pengawasan video, para mahasiswa dilaporkan berhasil menghindari pengawasan.

Spekulasi dan jajak pendapat anonim menunjukkan lebih dari separuh dari 600 mahasiswa mungkin telah menyontek.

Insiden ini menyoroti kurangnya panduan: meskipun studi menunjukkan sebagian besar mahasiswa Korea menggunakan AI untuk tugas sekolah, sebagian besar universitas (71,1%) tidak memiliki kebijakan formal tentang AI generatif.

Editor : Ali Mustofa
#Yonsei University #Universitas Yonsei Korea Selatan