Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Arif Satria Resmi Pimpin BRIN, Siap Tinggalkan Kursi Rektor IPB, Berikut Profil Pendidikan dan Kariernya

Ali Mustofa • Selasa, 11 November 2025 | 21:59 WIB
Arif Satria resmi dilantik sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11).
Arif Satria resmi dilantik sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11).

RADAR KUDUS – Arif Satria resmi ditetapkan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dengan pengangkatan tersebut, Arif akan meninggalkan posisinya sebagai Rektor IPB University.

“Per hari ini saya masih menjabat, namun sesuai aturan IPB, saya harus melepas jabatan rektor karena tugas baru di BRIN,” ujar Arif di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Baca Juga: Warga Demak Jadi Korban Kecelakaan di Depan Pasar Kalijambe Purworejo, Ini Identitas dan Kondisinya

Ia menegaskan bahwa proses pengunduran dirinya dari kampus akan segera diajukan.

Presiden Prabowo Subianto melantik Arif sebagai Kepala BRIN, sekaligus mengangkat Laksamana Madya TNI (Purn) Amarulla Octavian sebagai wakilnya.

Pelantikan di Istana Negara ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 123P Tahun 2025 mengenai pemberhentian dan pengangkatan pimpinan BRIN.

Dalam upacara tersebut, Arif mengucapkan sumpah jabatan untuk melaksanakan tugas sesuai konstitusi serta menjunjung etika dan tanggung jawab sebagai pejabat negara.

Arif mengungkapkan bahwa sebelum ditunjuk, ia beberapa kali berdialog dengan Presiden Prabowo dalam berbagai forum — mulai dari pertemuan para rektor hingga kegiatan Kemhan.

Dari komunikasi itu, ia menyimpulkan bahwa Presiden menaruh perhatian besar pada penguatan riset dan inovasi nasional.

Arif menyatakan BRIN akan memprioritaskan tiga sektor utama yang ditekankan Presiden: pangan, energi, dan air.

Baca Juga: Satu Meninggal dan Tiga Luka-Luka Akibat Kecelakaan Maut di Jalan Purworejo–Magelang, Berikut Identitas Korban

Menurutnya, ketiga bidang tersebut membutuhkan dukungan riset yang kuat untuk menopang pembangunan nasional.

Ia juga menegaskan bahwa negara dengan indeks inovasi tinggi biasanya memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

Karena itu, Arif menilai penting untuk meningkatkan investasi di bidang riset dan pengembangan (R&D).

Arif menyoroti perlunya konsolidasi nasional dalam ekosistem riset. Ia menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga serta koordinasi dengan pemerintah daerah.

Salah satu langkah konkret yang akan didorong BRIN adalah percepatan pengembangan science technopark di seluruh provinsi, agar daerah mampu mengoptimalkan potensi lokal melalui inovasi.

Selain itu, BRIN akan difokuskan pada riset yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan kebijakan publik, sejalan dengan komitmen Presiden untuk menjadikan inovasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi.

Profil Pendidikan Arif Satria

Arif Satria lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, pada 17 September 1971. Ia menempuh pendidikan dasar hingga SMA di kota kelahirannya dan masuk IPB University pada 1990 melalui jalur USMI.

Riwayat pendidikannya sebagai berikut:

  1. SD Islam 2 Pekalongan (1984)

  2. SMP Islam Pekalongan (1987)

  3. SMA Muhammadiyah Pekalongan (1990)

  4. S1 Ilmu Penyuluhan Pertanian, IPB (1995)

  5. S2 Sosiologi Pedesaan, IPB (1999)

  6. S3 Marine Social Science, Kagoshima University Jepang (2006), serta program pertukaran studi di University of British Columbia, Kanada.

Karier Akademik

Setelah lulus S1, Arif memulai karier akademik sebagai dosen di Departemen Sosial Ekonomi Perikanan IPB.

Ia kemudian terpilih menjadi Rektor IPB University untuk periode 2017–2022, dan kembali dipercaya memimpin kampus untuk periode 2023–2028.

Di luar dunia akademik, Arif dikenal aktif dalam berbagai kegiatan dan bahkan merilis album lagu bertajuk “Arif Satria” pada 2020.

Prestasi Arif antara lain:

  1. Dosen Berprestasi III IPB (2007)

  2. Pemenang Yamamoto Prize, IIFET Conference (2008)

  3. Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa, Kemendiknas

  4. Satyalancana 10 Tahun (2013)

  5. Penghargaan Akademisi Pengembang SDM Perikanan, KKP (2013)

Dengan rekam jejak tersebut, Arif kini memikul tanggung jawab baru untuk memimpin BRIN dan memperkuat arah riset nasional.

Editor : Ali Mustofa
#arif satria #Presiden Prabowo #ipb #Rektor #BRIN