Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mahasiswa KIP Kuliah Unimal Tunjukkan Taji di Global Awards 2025, Bukti Anak Bidikmisi Tak Hanya Pandai Tapi Juga Berjiwa Bisnis!

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 7 November 2025 | 02:14 WIB

 

Ilustrasi beasiswa pendidikan
Ilustrasi beasiswa pendidikan

LHOKSEUMAWE – Tak sekadar berprestasi di bidang akademik, mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) kini membuktikan diri mampu melangkah lebih jauh: menjadi agen perubahan di dunia bisnis.

Hal ini tampak dalam ajang Global Awards 2025, yang dihelat oleh Forum Mahasiswa Bidikmisi (Formadiksi) Universitas Malikussaleh (Unimal) bekerja sama dengan KIP-K. Kegiatan ini digelar di Aula Cut Meutia, Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, pada Senin, 3 November 2025.

Mengusung tema “Entrepreneurship and Achievement Day of Formadiksi Unimal,” acara tersebut menjadi simbol kebangkitan mahasiswa dari kalangan beasiswa yang kini berani menciptakan peluang usaha dan berpikir global.

Baca Juga: Kabar Besar untuk Lulusan Sekolah Rakyat: Pemerintah Siapkan Jalur Kuliah Gratis Lewat Beasiswa Nasional!

Membangun Generasi Mandiri Melalui Jiwa Wirausaha

Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Herman Fithra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan yang memadukan edukasi dan inovasi ini.

“Penerima KIP Kuliah harus mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk berkembang, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dengan mengasah keterampilan diri dan berkontribusi nyata bagi kampus serta masyarakat,” ujarnya.

Herman menegaskan bahwa dunia pendidikan modern menuntut mahasiswa tak hanya unggul dalam nilai, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif terhadap perubahan global. Spirit kewirausahaan menjadi salah satu kunci agar mahasiswa mampu bertahan dan bersaing di masa depan.

Pentingnya Kolaborasi dan Koordinasi

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Alfian, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian penting dari upaya universitas membangun karakter mahasiswa yang aktif, terarah, dan profesional.

Ia juga menyoroti perlunya sistem yang lebih terkoordinasi dalam pengelolaan penerima KIP Kuliah.
“Saya berharap ke depan ada koordinator KIP-K di tingkat jurusan, bukan hanya fakultas. Ini penting untuk mempermudah evaluasi akademik dan menghindari miskomunikasi,” tegasnya.

Alfian juga mengingatkan agar para penerima KIP Kuliah dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan menjadi contoh bagi mahasiswa lain, bahwa penerima beasiswa bukan sekadar penerima bantuan, tetapi juga penggerak perubahan.

Baca Juga: Berkat KIP Kuliah, Mahasiswa STTII Kupang Bisa Bertahan Kuliah!

Dari Kampus untuk Bangsa: Ajang Apresiasi Mahasiswa Berprestasi

Ketua Panitia Maisarah Nurhidayah menjelaskan bahwa acara ini merupakan bentuk penghargaan bagi mahasiswa KIP-K yang tak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, kepemimpinan, dan kewirausahaan.

“Meski persiapannya cukup singkat, semangat dan antusiasme semua pihak membuat acara ini berjalan sukses. Terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, dan pimpinan kampus yang mendukung kegiatan ini,” ujar Maisarah.

Tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua Global Awards Formadiksi Unimal, dan panitia berkomitmen menjadikannya agenda rutin tahunan.

Formadiksi Unimal: Laboratorium Kepemimpinan dan Kreativitas Mahasiswa

Ketua Umum Formadiksi, M. Fikram, menjelaskan bahwa seminar kewirausahaan dan Global Awards 2025 adalah bagian dari program kerja organisasi yang berfokus pada pengembangan mahasiswa penerima beasiswa.

“Tujuan kami bukan hanya memberi edukasi, tetapi juga memberikan wadah apresiasi bagi teman-teman penerima KIP Kuliah. Kami ingin menunjukkan bahwa penerima bantuan pendidikan ini juga mampu bersaing dan menginspirasi,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan serupa terus dilanjutkan untuk menjaga semangat berprestasi mahasiswa Unimal.
“Kami ingin Formadiksi menjadi tempat lahirnya ide-ide besar dari mahasiswa yang selama ini dianggap ‘biasa saja’. Padahal, mereka punya potensi luar biasa,” tambahnya.

Baca Juga: Viral! Beasiswa KIP Kuliah Dicabut karena Etika, Apa Solusinya?

Hadirkan Sosok Inspiratif di Dunia Usaha

Kegiatan ini juga menghadirkan Muhammad Reza, S.IP, seorang pengusaha muda dan pendiri Lingka, sebagai pembicara utama. Dalam sesi seminar, Reza membagikan kisah perjalanan bisnisnya, termasuk bagaimana ia membangun usaha dari nol hingga berhasil menembus pasar nasional.

Ia menekankan pentingnya keberanian dan kreativitas dalam membangun usaha di era digital.
“Anak muda zaman sekarang punya banyak peluang, tapi sering kalah karena takut gagal. Padahal, justru dari kegagalan itu muncul ide-ide besar,” ujarnya penuh semangat.

Reza juga menegaskan bahwa mahasiswa penerima KIP Kuliah harus berani bermimpi lebih besar. “Kalian adalah simbol harapan. Negara sudah membantu dengan beasiswa, saatnya kalian membalas dengan karya dan kontribusi,” pesannya.

Lebih dari Sekadar Beasiswa

KIP Kuliah kini bukan hanya simbol bantuan pendidikan, tetapi juga pintu pembuka menuju masa depan yang lebih mandiri.

Melalui program seperti Global Awards 2025, mahasiswa diajak untuk berani berinovasi, menembus batas, dan menciptakan solusi bagi masyarakat.

Acara ini membuktikan bahwa mahasiswa dari latar belakang sederhana pun mampu bersaing dalam dunia bisnis dan inovasi global, asalkan diberi kesempatan dan dukungan yang tepat.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi di kampus lain di Indonesia,” kata Fikram menutup acara.

Dari Beasiswa Menuju Kemandirian Ekonomi

Formadiksi Unimal melalui Global Awards 2025 menunjukkan arah baru gerakan mahasiswa: dari penerima beasiswa menjadi pencipta lapangan kerja. Inisiatif ini menandai pergeseran paradigma, bahwa keberhasilan akademik dan kesuksesan ekonomi bukan dua hal yang terpisah, melainkan saling melengkapi.

Melalui kerja sama kampus, pemerintah, dan sektor swasta, Unimal sedang menciptakan model pemberdayaan mahasiswa berbasis beasiswa yang bisa menjadi contoh nasional.

Jika semangat ini berlanjut, maka kelak generasi KIP Kuliah bukan hanya menjadi sarjana, tetapi juga penggerak ekonomi baru Indonesia.

Editor : Mahendra Aditya
#entrepreneur muda #lhokseumawe #KIP Kuliah 2025 #KIP kuliah #Global Awards