JAKARTA – Kinerja komunikasi publik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali mendapat pengakuan nasional.
Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, kementerian ini berhasil meraih Top GPR Award 2025 kategori “Kementerian” dari GPR Institute dalam ajang 5th GPR Forum 2025 & Top Award Ceremony.
Penghargaan ini melanjutkan prestasi tahun 2024, di mana ATR/BPN juga dianugerahi Special Achievement for Kementerian.
“Sejak tahun lalu kami memperkuat strategi komunikasi publik dengan menerapkan model PESO (Paid, Earned, Shared, Owned Media) yang diatur dalam Keputusan Menteri Nomor 1912 Tahun 2024.
Pendekatan ini kini diterapkan di seluruh 520 satuan kerja ATR/BPN di kantor wilayah dan kantor pertanahan,” ujar Bagas Agung Wibowo, Kepala Bagian Pemberitaan, Media, dan Hubungan Antar Lembaga Biro Humas dan Protokol.
Menurut Bagas, penerapan model PESO membuat arah komunikasi publik kementerian semakin terpadu dan berorientasi hasil.
Salah satu bentuk nyatanya adalah program “One Day One News”, yang mendorong setiap satuan kerja untuk secara rutin mempublikasikan informasi kegiatan ke media massa.
“Tantangan komunikasi publik saat ini sangat besar, terutama dalam menghadapi banjir informasi dan maraknya hoaks. Karena itu, dibutuhkan komitmen bersama untuk terus menghadirkan informasi yang valid, membangun reputasi positif, dan menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.
Kinerja komunikasi publik ATR/BPN dinilai menonjol melalui hasil evaluasi GPR Institute. Berdasarkan tiga indikator utama—Digital Awareness, Digital Media & Website, serta Social Media—ATR/BPN mencatat skor akhir 74,50 persen.
Dalam satu tahun terakhir, lebih dari 108 ribu pemberitaan online memuat kegiatan ATR/BPN. Situs resmi atrbpn.go.id juga menarik sekitar 3,48 juta pengunjung setiap bulan, dan secara keseluruhan terdapat lebih dari 370 ribu ulasan daring tentang kementerian ini dengan rata-rata 1.300 pencarian per bulan.
Sebagai informasi, Top GPR Award diberikan kepada kementerian, lembaga negara, hingga pemerintah daerah yang dinilai berhasil membangun awareness, engagement, dan reputasi digital publik melalui strategi komunikasi yang efektif.
Malam penghargaan ini turut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, penerima Top GPR Figure Award 2025, serta perwakilan dari berbagai kementerian/lembaga dan kepala daerah. (int)
Editor : Mahendra Aditya