JAKARTA – Langit malam ini akan dihiasi pemandangan langka nan memesona.
Fenomena Supermoon Emas atau dikenal juga dengan sebutan Beaver Moon akan muncul dan menjadi supermoon terbesar sepanjang tahun 2025.
Menurut penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak supermoon emas akan terjadi malam ini, Rabu (5/11/2025) pukul 20.19 WIB.
Pada waktu tersebut, Bulan mencapai fase purnama penuh dengan jarak terdekatnya dari Bumi, yakni sekitar 356.980 kilometer.
“Supermoon bisa diamati sejak Bulan terbit pada sore hingga malam hari. Puncak purnama terjadi sekitar pukul delapan malam waktu Indonesia bagian barat,” tulis akun resmi Tanda Waktu BMKG di media sosial.
Bulan akan terus tampak terang dan besar hingga dini hari, bahkan mencapai posisi perigee (titik terdekat dengan Bumi) pada Kamis, 6 November 2025 pukul 05.28 WIB dengan jarak 356.833 kilometer.
Mengapa Disebut Supermoon Emas?
Disebut “Supermoon Emas” karena cahaya Bulan saat purnama kali ini tampak lebih kekuningan hingga keemasan, terutama sesaat setelah terbit di cakrawala timur.
Warna tersebut merupakan hasil dari hamburan cahaya di atmosfer Bumi.
Selain itu, berdasarkan catatan Starwalk Space, ukuran Bulan pada supermoon kali ini akan tampak 7,9% lebih besar dan 16% lebih terang dibanding purnama biasa — menjadikannya salah satu momen terbaik untuk dinikmati dan diabadikan lewat kamera.
Asal Usul Nama “Beaver Moon”
Nama “Beaver Moon” berasal dari Almanak Petani Amerika (Farmer’s Almanac), yang menamai purnama bulan November berdasarkan kebiasaan berang-berang (beaver) yang mulai berlindung menjelang musim dingin di Amerika Utara.
Pada masa lalu, masyarakat memanfaatkan waktu ini untuk memasang perangkap berang-berang sebelum sungai membeku.
Tips Menyaksikan Supermoon Emas
Amati mulai pukul 18.00 WIB ke atas, arah timur setelah matahari terbenam.
Gunakan kamera atau ponsel dengan mode malam (night mode) agar hasil foto lebih tajam.
Jika cuaca cerah, fenomena ini bisa diamati tanpa teleskop dari seluruh wilayah Indonesia.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan langka malam ini. Arahkan pandangan ke langit timur setelah matahari tenggelam — dan nikmati pesona Supermoon Emas terakhir di tahun 2025.
Editor : Ali Mustofa