Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kereta Khusus Petani, Wujud Kepedulian Pemerintah bagi Rakyat Kecil Presiden Prabowo Pastikan Barang Dagangan Tak Dikenai Biaya

Ali Mustofa • Selasa, 4 November 2025 | 21:38 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) melihat gerbong kereta petani-pedagang di Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) melihat gerbong kereta petani-pedagang di Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

RADAR KUDUS – Presiden RI Prabowo Subianto memastikan adanya fasilitas kereta khusus bagi petani dan pedagang kecil dengan kebijakan penghapusan biaya untuk seluruh barang bawaan.

Penumpang hanya dikenakan tarif perjalanan pribadi tanpa tambahan biaya untuk dagangan.

Hal itu disampaikan Kepala Negara saat diwawancarai usai meresmikan wajah baru Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (4/11) siang.

Baca Juga: POTRET Presiden Prabowo Tinjau Gerbong Khusus Petani dan Pedagang di Stasiun Manggarai

“Sudah ada, dan sudah berjalan,” ujar Presiden menjawab pertanyaan wartawan mengenai program kereta khusus petani dan pedagang kecil.

Dalam perjalanan dari Stasiun Manggarai menuju Tanah Abang, Presiden Prabowo menyempatkan diri meninjau secara langsung gerbong berwarna hijau yang diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil di sektor pangan dan perdagangan tradisional.

“Iya, saya lihat sendiri. Jadi mereka hanya membayar tiket untuk dirinya, sementara barang dagangan tidak dikenakan biaya. Kursinya menyamping agar barang bisa diletakkan dengan mudah,” jelasnya.

Presiden menegaskan bahwa tarif layanan ini tetap disubsidi oleh pemerintah agar tetap terjangkau bagi masyarakat kecil.

“Pemerintah menanggung subsidi sekitar 60 persen. Petani dan pedagang tetap mendapat potongan besar, dan barang dagangan mereka gratis,” tegasnya.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam keterangannya menyebut telah menyiapkan delapan unit kereta untuk tahap awal operasional di lintas Merak–Rangkasbitung.

Layanan tersebut akan melayani 14 perjalanan setiap harinya dengan jadwal disesuaikan aktivitas petani dan pedagang.

Baca Juga: Berlangsung Panas dan Menegangkan, Arema FC Berhasil Tekuk Semen Padang FC dengan Skor Menyakitkan

Rute ini juga akan diperluas hingga Tanah Abang setelah tahap awal dinilai optimal.

Kereta menggunakan kelas ekonomi (K3) dengan kapasitas 73 tempat duduk yang disusun sejajar di sisi kiri dan kanan agar ruang di bagian tengah dapat dimanfaatkan untuk menaruh barang dagangan.

Selain itu, pintu kereta dirancang lebih lebar untuk mempermudah keluar-masuk barang bawaan, dan seluruh fasilitasnya telah disesuaikan dengan standar pelayanan minimum yang berlaku.

Program tersebut diharapkan memudahkan mobilitas petani dan pedagang dari wilayah Banten, terutama Serang, Lebak, dan Pandeglang, dalam mengangkut hasil pertanian serta menjajakan dagangan mereka.

Penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan ke Jakarta dapat berpindah ke layanan KRL Rangkasbitung–Tanah Abang.

Baca Juga: Bikin Bangga! Mengenal Sosok Ima Nur Diana, Dara Asal Grobogan yang Wakili Jateng di Pertukaran Pemuda Antarprovinsi 2025

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga meninjau Stasiun Manggarai bersama jajaran pejabat, antara lain Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam kunjungan itu, Presiden menyapa masyarakat yang berada di area stasiun dan mendengarkan paparan Direktur Utama PT KAI mengenai profil serta sejarah Stasiun Manggarai.

Gerbong hijau khusus petani yang ditinjau memiliki desain lebih lapang dibandingkan KRL reguler.

Kursi disusun berhadapan tanpa tiang di bagian tengah sehingga ruang kosong dapat digunakan untuk menempatkan barang dagangan.

Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa kebijakan tarif hanya berlaku bagi penumpang, sementara barang dagangan tetap gratis.

“Kami hanya mengenakan biaya untuk penumpang, barangnya tidak kami charge,” ungkap Bobby.

Setelah peninjauan, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Tanah Abang menggunakan KRL dan berinteraksi langsung dengan para penumpang di dalam rangkaian.

Ia juga dijadwalkan meresmikan Stasiun Tanah Abang yang kini memiliki tampilan baru.

Baca Juga: Ketika Cinta dan Kepatuhan Jadi Luka: Dua Kakak Beradik di Kendal Hidup Bersama Jenazah Ibu selama Dua Pekan

Dalam pernyataannya, Bobby menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan dukungan penuh terhadap pengoperasian kereta khusus petani dan pedagang ini karena dinilai mampu memperkuat ekonomi masyarakat bawah.

“Beliau sangat mendukung karena ini bentuk dukungan nyata untuk ekonomi rakyat. Presiden bahkan meminta agar kapasitas kereta ini terus ditingkatkan,” ujarnya.

Selain jalur Rangkasbitung–Merak, KAI juga berencana membuka rute tambahan hingga Tanah Abang. Subsidi akan diterapkan agar tarifnya jauh lebih murah dibandingkan transportasi darat seperti truk atau mobil.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap kemajuan transportasi publik di Indonesia, khususnya layanan KRL.

Ia menilai kualitas dan kenyamanannya kini setara dengan transportasi di Eropa.

Baca Juga: Kisah Pilu di Kendal! Dua Pekan Tak Makan, Dua Kakak Beradik Hidup dengan Jasad Ibu yang Membusuk

“Saya tanya penumpang, katanya sekarang lebih nyaman. Dulu padat sekali, sekarang lebih baik. Saya kira benar itu,” tuturnya.

Menurut Presiden, kemajuan ini menunjukkan peningkatan besar dalam pelayanan publik.

“Banyak warga asing kaget melihat sistem kereta kita sekarang. Ada yang naik sampai Surabaya, mereka kagum,” ujarnya.

Meski mengakui masih ada hal yang perlu dibenahi, Presiden mengajak masyarakat untuk bangga atas pencapaian tersebut.

“Kita boleh punya kekurangan, tapi kalau sudah berprestasi, harus bangga dong. Saya bangga sebagai anak Indonesia punya kereta seperti ini,” katanya.

Menutup kunjungannya, Presiden berharap peningkatan layanan perkeretaapian terus berlanjut hingga ke berbagai wilayah di Tanah Air.

“Saya ingin seluruh kereta api di Indonesia nanti seperti ini,” pungkasnya.

Editor : Ali Mustofa
#pt kai #penumpang #Presiden Prabowo #petani #barang bawaan #tiket #tarif #pedagang