Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

791 ASN Baru Digembleng di Jayapura: Prajabatan di Rindam XVII Jadi Ajang Uji Integritas dan Loyalitas Negara

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 3 November 2025 | 15:20 WIB

Pendaftaran CPNS
Pendaftaran CPNS

RADAR KUDUS - Pemerintah Kota Jayapura resmi membuka Diklat Prajabatan bagi 791 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Rindam XVII/Cenderawasih, Minggu (2/11/2025).

Program ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter aparatur negara yang disiplin, jujur, dan siap melayani publik secara profesional.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam sambutannya menegaskan bahwa Diklat Prajabatan bukan sekadar formalitas administratif. Kegiatan ini, kata dia, adalah fondasi bagi pembentukan mental ASN sejati—pegawai yang tak hanya cerdas secara teknis, tapi juga berjiwa pengabdian.

“Ini adalah langkah awal yang sangat penting. ASN bukan sekadar bekerja, tetapi mengabdi. Mereka harus menjadi contoh dalam hal integritas dan pelayanan,” ujar Rustan dalam arahannya di hadapan ratusan peserta.

Rustan menambahkan, ASN dan PPPK di Jayapura dituntut mampu menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan bebas pungli. Pemerintah ingin memastikan setiap aparatur bekerja dengan niat tulus, bukan sekadar memenuhi target birokrasi.

Baca Juga: CPNS 2026 Siap Dirombak Total! Jadwal Fleksibel, Tes Bisa Diulang, dan Nilai Berlaku Dua Tahun

Rindam XVII/Cenderawasih Jadi Arena Pembentukan Karakter

Pelaksanaan Diklat Prajabatan kali ini berbeda dari biasanya. BKPP Kota Jayapura bekerja sama dengan Rindam XVII/Cenderawasih, lembaga militer yang dikenal disiplin tinggi.

Tujuannya, agar peserta tak hanya memahami teori pelayanan publik, tetapi juga menanamkan nilai nasionalisme, semangat kebangsaan, dan tanggung jawab moral.

Kepala BKPP Kota Jayapura, Ricard Suebu, menyampaikan bahwa pelatihan dilaksanakan dalam dua gelombang selama 14 hari, mulai 2–15 November 2025.

Total peserta terdiri dari 228 CPNS Golongan III, 409 CPNS Golongan II, dan 154 PPPK, sebagian besar berasal dari formasi tenaga honorer kategori II.

Baca Juga: Ingin Cepat Jadi PNS? Ini 5 Jurusan Kuliah dengan Peluang Tertinggi Lolos CPNS 2025

Diklat CPNS digelar selama tujuh hari, sementara Orientasi PPPK berlangsung lima hari dengan total 45 jam pembelajaran. Para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari Widyaiswara BPSDM Provinsi Papua, BKPP Kota Jayapura, serta fasilitator Rindam XVII/Cenderawasih.

Menurut Ricard, pendekatan militer ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk membangun etos kerja, disiplin, dan rasa cinta tanah air.

“Melalui kerja sama dengan Rindam, kami ingin membentuk ASN yang tangguh secara mental dan moral. Mereka akan menjadi pelayan publik yang tidak mudah menyerah dan siap bekerja di medan apa pun,” ungkap Ricard.

Dari Ruang Kelas ke Lapangan: ASN Ditempa Jadi Teladan

Selama masa pelatihan, peserta diwajibkan mengikuti berbagai materi, mulai dari penguatan nilai dasar ASN, etika birokrasi, hingga simulasi pelayanan publik.

Selain pembelajaran di kelas, peserta juga mengikuti latihan lapangan dan pembinaan karakter.

Materi-materi tersebut dirancang untuk menumbuhkan tiga nilai utama ASN: integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab publik.

Rustan Saru menegaskan, pemerintah berkomitmen menjadikan seluruh ASN di Jayapura sebagai motor penggerak pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat.

“Kita tidak butuh ASN yang hanya duduk di balik meja. Kita butuh mereka yang terjun langsung ke lapangan, yang peka terhadap kebutuhan rakyat,” ujarnya tegas.

Selain itu, Rustan juga mengingatkan agar para ASN baru menjauhi perilaku menyimpang, terutama praktik korupsi dan pungutan liar. “Sekali ASN melanggar integritas, kepercayaan masyarakat hilang. Itulah yang paling berbahaya,” tambahnya.

Baca Juga: Formasi Guru CPNS Vakum 11 Tahun, Pemerintah Didesak Segera Buka Lowongan Baru

Harapan Pemerintah: ASN Jayapura Jadi Simbol Pengabdian

Melalui Diklat Prajabatan ini, Pemerintah Kota Jayapura berharap dapat melahirkan aparatur-aparatur yang tidak hanya piawai bekerja, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dan tanggung jawab moral tinggi.

Mereka yang lulus dari pelatihan ini diharapkan menjadi wajah baru birokrasi Jayapura—lebih muda, energik, dan berkomitmen terhadap pelayanan publik berkualitas.

Rustan Saru menutup sambutannya dengan pesan penuh makna, “Kalian bukan sekadar pegawai. Kalian adalah pelayan masyarakat, penjaga moral negara, dan penggerak kemajuan bangsa.”

ASN Muda, Harapan Baru Jayapura

Diklat Prajabatan CPNS dan PPPK di Rindam XVII/Cenderawasih ini tidak hanya menjadi rutinitas birokrasi, melainkan simbol dari transformasi aparatur di era baru pemerintahan.

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang makin kompleks, aparatur muda Jayapura kini memikul tanggung jawab besar: membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, bukan janji.

Dengan semangat disiplin yang ditempa dari lingkungan militer dan nilai integritas yang ditekankan dalam pelatihan, para ASN baru ini diharapkan menjadi ujung tombak perubahan — membawa wajah baru birokrasi Jayapura yang tangguh, bersih, dan humanis.

Editor : Mahendra Aditya
#PPPK Kota Jayapura #CPNS Jayapura 2025 #jayapura #asn #CPNS