Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Heboh! Beras Premium Bulog Kini Jadi Favorit Masyarakat, Ini Variannya

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 30 Oktober 2025 | 00:23 WIB

 

PENGECEKAN: Petugas Gudang Bulog Tempellemahbang Blora menghitung stok dan melihat kualitas beras.
PENGECEKAN: Petugas Gudang Bulog Tempellemahbang Blora menghitung stok dan melihat kualitas beras.

RADAR KUDUS - Setelah isu beras oplosan sempat meresahkan publik, Perum Bulog kembali merebut kepercayaan masyarakat lewat produk beras premium yang berkualitas tinggi.

Tak hanya bersih dan pulen, beras premium Bulog kini menjadi favorit banyak rumah tangga karena harga yang stabil dan rasa yang bersaing dengan merek swasta.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan beras premium milik BUMN ini tidak kalah dari produk swasta mana pun. “Beras premium Bulog kini jadi idola masyarakat. Dari rasa, kualitas, hingga harga, semuanya kompetitif,” ujarnya dalam bincang khusus bersama Pro3 RRI, Rabu (22/10/2025).

Langkah ini menjadi bukti keseriusan Bulog dalam menghadirkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau di tengah isu manipulasi pasar yang sempat mengguncang kepercayaan publik.

Baca Juga: Andre Taulany dan Erin Sepakat Pisah Baik-Baik Tanpa Buka Aib, Ada Peran Malik Bawazier

Tiga Varian Unggulan: Befood, Punakawan, dan Slyp Super

Tak tanggung-tanggung, Bulog meluncurkan tiga merek beras premium sekaligus, yakni Befood Setra Ramos, Punakawan, dan Slyp Super. Ketiganya sudah beredar luas di ritel modern hingga pasar tradisional.

Harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan Rp14.900 per kilogram—angka yang dinilai sangat kompetitif di tengah fluktuasi harga pangan nasional. “Harga ini flat, sesuai HET, dan sudah mencerminkan kualitas premium yang sebenarnya,” kata Rizal.

Dengan harga terjangkau dan kualitas tinggi, beras premium Bulog menjadi pilihan aman bagi masyarakat yang ingin menghindari produk oplosan namun tetap mengutamakan cita rasa.

Sebelumnya, masyarakat sempat dibuat resah dengan maraknya praktik pengoplosan beras. Oknum nakal menjual beras campuran dengan label premium, padahal isinya jauh dari mutu sebenarnya. Namun kini, situasi mulai terkendali setelah aparat kepolisian bergerak cepat.

Baca Juga: Ramalan Leo 29 Oktober 2025: Perubahan Besar di Cinta dan Karier!

Menurut Ahmad Rizal, sedikitnya 40 orang pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus beras oplosan. “Ini bukan sekadar pelanggaran bisnis, tapi bentuk penipuan terhadap konsumen,” tegasnya.

Bulog bekerja sama dengan aparat hukum memastikan seluruh beras premium yang beredar sesuai label dan spesifikasi. Dengan begitu, masyarakat bisa kembali berbelanja tanpa rasa waswas.

Publik Kembali Percaya, Bulog Buktikan Kualitasnya

Kehadiran beras premium Bulog di pasaran mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Banyak konsumen mengaku puas dengan tekstur nasi yang pulen dan rasa yang lebih gurih. Selain itu, kemasannya yang informatif dan higienis menjadi nilai tambah tersendiri.

Ahmad Rizal menegaskan, semua produk Bulog kini diawasi secara ketat dari proses produksi hingga distribusi. “Kami pastikan setiap karung yang dijual adalah premium asli, bukan sekadar label,” ujarnya.

Langkah Bulog ini sekaligus menepis anggapan bahwa kualitas beras dari BUMN tidak bisa bersaing dengan produk swasta. Justru kini, beras premium Bulog dianggap sebagai simbol kembalinya kepercayaan publik terhadap produsen pangan nasional.

Kebangkitan beras premium Bulog menandai era baru dalam industri pangan nasional. Dengan harga yang terjangkau, pengawasan ketat, dan cita rasa unggul, Bulog bukan hanya berkompetisi dengan pihak swasta—tetapi memimpin standar baru bagi kualitas beras di Indonesia.

Bagi masyarakat, ini adalah kabar baik. Tak perlu lagi ragu membeli beras di pasar modern atau tradisional, karena Bulog menjamin setiap butir beras yang mereka jual sesuai dengan label premium di kemasannya.

“Kalau dulu banyak yang ragu beli beras premium karena takut oplosan, sekarang tidak perlu lagi. Semuanya sudah sesuai standar,” kata Rizal menutup pernyataannya.

Editor : Mahendra Aditya
#Harga Beras Premium 2025 #Beras Premium Bulog #Befood Setra Ramos #beras Slyp Super #harga Beras Premium Bulog #beras Punakawan