Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Timor-Leste Resmi Jadi Anggota Penuh ASEAN, Akhiri Penantian Panjang Satu Dekade

Ali Mustofa • Senin, 27 Oktober 2025 | 17:07 WIB
Bendera negara-negara ASEAN berdiri berdampingan,
Bendera negara-negara ASEAN berdiri berdampingan,

RADAR KUDUS – Sejarah baru terukir di kawasan Asia Tenggara. Setelah menunggu lebih dari sepuluh tahun, Timor-Leste akhirnya resmi diterima sebagai anggota penuh ASEAN.

Pengumuman bersejarah ini disampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang digelar di Kuala Lumpur, Minggu (26/10).

Keputusan penting tersebut disahkan melalui penandatanganan dokumen keanggotaan penuh oleh seluruh pemimpin negara ASEAN.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp23.000 per Gram, Tetap Untungkan Pemilik Lama

Proses itu turut disaksikan oleh negara-negara mitra wicara, menandai langkah besar bagi Timor-Leste untuk berdiri sejajar dengan negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Dengan bergabungnya Timor-Leste, ASEAN kini beranggotakan 11 negara, yang semakin memperkokoh posisi Asia Tenggara sebagai kawasan yang stabil, inklusif, dan berkomitmen terhadap perdamaian regional.

Pemerintah Timor-Leste sendiri menyatakan siap menjalankan seluruh prinsip dan kesepakatan yang menjadi landasan organisasi tersebut.

Perjalanan Timor-Leste menuju keanggotaan penuh bukanlah jalan yang mulus.

Negeri yang merdeka pada 2002 itu telah mengajukan permohonan bergabung sejak tahun 2011, namun baru di tahun 2022 mereka diakui sebagai pengamat (observer) dalam forum ASEAN.

Selama masa itu, Timor-Leste terus berpartisipasi dalam sejumlah pertemuan penting untuk membuktikan kesiapannya.

Menurut Piagam ASEAN, negara yang ingin menjadi anggota penuh harus memenuhi sejumlah syarat: berlokasi di Asia Tenggara, diakui oleh seluruh negara anggota, bersedia mematuhi Piagam ASEAN, serta berkomitmen membuka perwakilan diplomatik di setiap negara anggota.

Baca Juga: Berikut Daftar Korban Tewas dan Terluka Kecelakaan Maut PO Haryanto di Tol Semarang-Batang

Selain itu, negara baru juga diharuskan berpartisipasi aktif dalam tiga pilar utama ASEAN — politik-keamanan (APSC), ekonomi (AEC), dan sosial-budaya (ASCC).

Meski sempat menuai keraguan dari sebagian negara anggota, terutama terkait kesiapan ekonomi, Timor-Leste perlahan menunjukkan kemajuan signifikan.

Negara dengan populasi sekitar 1,3 juta jiwa itu terus membenahi sistem pemerintahan, meningkatkan transparansi anggaran, serta memperkuat stabilitas keamanan.

Dukungan besar dari Indonesia dan beberapa negara lain menjadi faktor penting di balik keberhasilan ini.

Menjelang pengesahan keanggotaan, para pejabat senior ASEAN telah menggelar pertemuan di Port Dickson, Malaysia, pada 10 September 2025.

Baca Juga: Bus PO Haryanto Terguling di Tol Semarang–Batang, Tiga Tewas dan 20 Luka

Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah final terkait integrasi Timor-Leste, termasuk penyesuaian dengan berbagai dokumen hukum ASEAN dan komitmen terhadap pembangunan Komunitas ASEAN.

Sebagai bentuk keseriusan, Timor-Leste juga telah menandatangani instrumen aksesi Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ) sehari sebelum pengumuman resmi.

Langkah ini menunjukkan komitmen kuat negara tersebut terhadap perdamaian dan keamanan kawasan.

Menurut data Bank Dunia (September 2025), Timor-Leste memiliki produk domestik bruto (PDB) sekitar 1,6 miliar dolar AS dengan pendapatan per kapita 1.295 dolar AS.

Meski tergolong kecil, potensi ekonomi negara itu dinilai cukup menjanjikan, terutama di sektor energi, pertanian, dan pariwisata.

Bergabungnya Timor-Leste ke dalam ASEAN tidak hanya menjadi simbol pencapaian diplomatik, tetapi juga membuka peluang baru bagi kerja sama regional di berbagai bidang.

Banyak pihak menilai, kehadiran anggota baru ini akan menambah warna dan semangat baru dalam memperkuat identitas kolektif ASEAN.

Kini, setelah perjalanan panjang dan penuh perjuangan, Timor-Leste resmi menjadi bagian dari keluarga besar ASEAN.

Langkah ini bukan sekadar pencapaian politik, tetapi juga bentuk pengakuan atas tekad dan ketahanan sebuah bangsa muda yang ingin tumbuh bersama tetangga-tetangganya di Asia Tenggara.

Editor : Ali Mustofa
#perdamaian #timor leste #indonesia #asia tenggara #asean