Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Melamar Kerja Lebih Percaya Diri: Jas atau Kemeja, Mana yang Harus Dipilih?

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 23 Oktober 2025 | 17:40 WIB

Photo
Photo

RADAR KUDUS - Banyak pencari kerja sering kebingungan menentukan busana yang tepat saat akan melamar atau menghadiri wawancara kerja.

Antara jas dan kemeja, pilihan terbaik sebenarnya tergantung pada budaya perusahaan dan posisi yang dilamar.

Mengutip panduan dari Western Washington University, berikut beberapa hal penting yang dapat membantu kamu menentukan outfit paling sesuai untuk meninggalkan kesan profesional pada pewawancara.

1. Kenali Karakter Perusahaan

Langkah pertama adalah memahami seperti apa lingkungan kerja dan budaya berpakaian di perusahaan tersebut.

Apakah perusahaan bersifat formal seperti perbankan dan korporasi besar, atau justru kasual dan kreatif seperti start-up dan agensi desain?

Coba perhatikan unggahan media sosial, situs web, atau profil karyawan perusahaan tersebut untuk mendapat gambaran gaya berpakaian mereka.

Jika melamar di bidang kreatif, kamu bisa tampil dengan kemeja berwarna cerah atau berpotongan santai.

Namun, jika posisi yang dituju berada di lingkungan yang sangat formal, setelan jas dengan kemeja dan dasi tetap menjadi pilihan paling aman.

2. Berpakaian Lebih Rapi dari Posisi yang Dilamar

Selalu berpakaian sedikit lebih profesional dibandingkan dengan gaya berpakaian rata-rata di posisi tersebut.

Ini menunjukkan bahwa kamu serius dan menghargai proses rekrutmen.

Namun, hindari tampilan yang terlalu berlebihan. Misalnya, mengenakan jas lengkap dan dasi di perusahaan start-up yang identik dengan busana semi-kasual bisa justru memberi kesan kaku. Kuncinya adalah menyesuaikan, bukan memaksakan.

3. Sesuaikan dengan Diri Sendiri

Apapun yang kamu kenakan, baik kemeja sederhana maupun setelan jas lengkap pastikan pas di tubuh, bersih, dan nyaman digunakan.

Ukuran yang tepat dan warna yang serasi akan memperkuat kesan rapi dan profesional.

Selain menambah nilai di mata pewawancara, berpakaian sesuai kepribadian juga membantu kamu merasa lebih percaya diri selama proses wawancara.

Ingat, pakaian yang nyaman akan membantu kamu lebih fokus pada percakapan, bukan pada rasa tidak nyaman karena pakaian yang terlalu ketat atau longgar.

Intinya, tidak ada jawaban mutlak antara jas atau kemeja. Kuncinya ada pada kesesuaian dengan budaya perusahaan, posisi yang dilamar, dan citra diri yang ingin kamu tunjukkan.

Berpakaian dengan tepat bukan hanya soal gaya, tapi juga strategi untuk memberikan kesan pertama terbaik di mata perekrut.(laura)

Editor : Ali Mustofa
#Etika berpakaian #budaya perusahaan #lingkungan kerja #Jaz VS Kemeja #Pakaian lamar keja