RADARKUDUS - Untuk mengurangi angka pengangguran, Gubernur Jawa Barat KDM (Kang Dedi Mulyadi) merilis aplikasi bernama Nyari Gawe yang dibuat khusus untuk membantu warga Jabar mendapatkan pekerjaan tanpa percaloan atau pungli-punglian.
Aplikasi ini resmi diluncurin di Indramayu pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Bersama dengan 16 perusahaan yang langsung membuka ribuan lowongan. Totalnya Bisa tembus 11 ribu lebih posisi kerja sampai akhir tahun ini!
Cara pakainya juga simple banget, kamu cukup daftar makai nama dan nomor HP, kemudian data bakal langsung sampai ke perusahaan yang lagi buka lowongan.
Tidak perlu antri panjang, apalagi tidak perlu bayar-bayar tidak jelas, tinggal klik saja dan tunggu panggilan interview.
Aplikasi Nyari Gawe dapat diakses melalui link s.id/appNyariGawe dan sudah tersedia di Play Store.
Peresmian aplikasi Nyari Gawe berlangsung di area industri PT Sun Bright Lestari, Kabupaten Indramayu, oleh Dedi Mulyadi, dan aplikasi digital ini dapat diunduh melalui Playstore.
"Dinas Tenaga Kerja mengumpulkan informasi mengenai pencari kerja, lalu memberikan data tersebut kepada perusahaan," kata Dedi Mulyadi seperti yang dilansir dari situs resmi Bapenda Provinsi Jabar.
"HRD akan secara langsung menghubungi mereka untuk mengikuti proses seleksi tanpa harus melamar satu per satu. Jadi, tidak perlu repot, cukup mendaftar dan menunggu untuk dihubungi," lanjutnya.
Dengan keberadaan aplikasi Nyari Gawe, pencari kerja tidak perlu menunggu dalam antrean panjang, melamar di banyak tempat, dan terhindar dari praktik pungutan liar, sehingga menjadikannya sebagai solusi yang efektif, hemat, dan terpercaya bagi para pencari kerja.
Aplikasi Nyari Gawe adalah wujud dari visi Pemerintah Provinsi Jabar untuk mendorong perkembangan ekonomi daerah yang berbasis teknologi serta memberdayakan masyarakat.
Saat peluncuran aplikasi yang inovatif tersebut, sekitar 100 pencari kerja hadir di lokasi acara.
Enam belas perusahaan menyediakan lowongan kerja secara langsung dan berencana untuk merekrut sekitar 530 tenaga kerja.
Sedangkan 17 perusahaan lainnya melakukan rekrutmen secara online dengan kemungkinan menyediakan 11. 500 lowongan kerja sampai akhir tahun 2025.
Berdasarkan proyeksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, jumlah perekrutan diperkirakan akan meningkat sebesar 25 persen pada tahun 2026, dengan total sekitar 14. 375 posisi yang dapat diakses melalui aplikasi Nyari Gawe.
Editor : Ali Mustofa