Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kudus Siap Gelar PON Bela Diri 2025, Hadirkan 2.656 Atlet dari Seluruh Indonesia

Zainal Abidin RK • Minggu, 5 Oktober 2025 | 01:46 WIB

CETAK SEJARAH: Pamflet PON Bela Diri Kudus 2025.
CETAK SEJARAH: Pamflet PON Bela Diri Kudus 2025.

KUDUS- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus, pada 11–26 Oktober 2025.

Ajang ini akan diikuti oleh 2.656 atlet dari 38 KONI Provinsi yang akan memperebutkan medali dan gelar juara pada 10 cabang olahraga bela diri murni.

Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi Karate, Tarung Derajat, Ju-Jitsu, Pencak Silat, Taekwondo, Gulat, Judo, Sambo, Wushu, dan Shorinji Kempo.

Kudus pun siap mencetak sejarah sebagai tuan rumah pertama penyelenggaraan PON Bela Diri dengan mengusung tema “Bela Diri itu Prestasi.”

Ketua Panitia PON Bela Diri Kudus 2025, Ryan Gozali, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan segala fasilitas untuk menyambut para peserta, mulai dari atlet, ofisial, perangkat pertandingan, federasi olahraga, hingga penonton dan wisatawan.

"PON Bela Diri di Kudus akan menjadi sejarah baru bagi dunia olahraga Indonesia. Kudus mendapat kehormatan menjadi panggung bagi para atlet bela diri terbaik dari seluruh provinsi.

Kami berkomitmen memberikan yang terbaik dalam setiap aspek penyelenggaraan,” ujar Ryan, Jumat (3/10/2025).

Pertandingan akan berpusat di Djarum Arena 2 dan 3 Kaliputu, sementara Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus disiapkan sebagai lokasi kegiatan pendukung dan area interaksi masyarakat serta penggemar olahraga.

Kedua lokasi tersebut juga akan menjadi tempat digelarnya upacara pembukaan (opening ceremony) yang dijadwalkan berlangsung meriah pada Sabtu, 11 Oktober 2025.

Ryan menambahkan, PON Bela Diri tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mengusung konsep “sports tourism” yang memadukan sportivitas dengan nilai budaya.

Bela diri, menurutnya, merupakan warisan tradisi yang telah mengakar dalam masyarakat Indonesia dan kini dikenal hingga mancanegara.

“PON Bela Diri menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui seni bela diri. Kami juga menggandeng dua aktor dan pesilat kebanggaan tanah air, Kang Yayan Ruhian dan Kang Cecep Arif Rahman, yang telah menembus Hollywood, sebagai brand ambassador PON Bela Diri Kudus 2025,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyambut positif penyelenggaraan perdana PON Bela Diri ini.

Ia menilai ajang tersebut sebagai terobosan penting dalam dunia olahraga nasional, yang diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan dan kompetisi berkualitas bagi para atlet bela diri.

"PON Bela Diri merupakan langkah inovatif untuk menghadirkan multi-event tambahan di luar PON reguler, yang akan digelar setiap dua tahun sekali. Atlet berprestasi lahir dari latihan keras dan kompetisi yang bermutu,” ujar Marciano.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan acara ini, mulai dari unsur pemerintah, swasta, hingga sponsor, yang bersama-sama berkomitmen menyukseskan PON Bela Diri Kudus 2025.

Editor : Zainal Abidin RK
#pon #bela diri #Kudus #PON Bela Diri