Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bansos Beras Fortifikasi Diluncurkan, Pemerintah Incar Penurunan Stunting

Iwan Arfianto • Rabu, 1 Oktober 2025 | 18:39 WIB

 

Ilustrasi: Warga mendapatkan beras bantuan sosial (bansos) beras 
Ilustrasi: Warga mendapatkan beras bantuan sosial (bansos) beras 

JAKARTA – Pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk beras fortifikasi dan biofortifikasi atau beras khusus.

Program perdana ini digelar Badan Pangan Nasional di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Selasa (30/9/2025).

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, mengatakan beras fortifikasi berbeda dengan beras bantuan reguler yang biasa disalurkan Bulog.

Jenis beras ini telah diperkaya zat gizi tambahan, seperti zat besi, seng, asam folat, Vitamin B1, dan Vitamin B12.

“Program ini adalah langkah awal untuk memperluas akses pangan bergizi bagi keluarga sasaran, terutama yang berada di daerah rentan rawan pangan,” ujar Arief, Rabu (1/10/2025).

Sebagai tahap awal, program menyasar 648 keluarga penerima manfaat (KPM) di delapan desa wilayah Kecamatan Pamijahan.

Arief menekankan, bantuan ini juga selaras dengan Perpres 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

“Kita harapkan beras fortifikasi ini bisa mendukung upaya penurunan stunting sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Selain menjadi rintisan Badan Pangan Nasional pada 2025, inisiatif ini juga masuk dalam agenda strategis RPJMN 2025–2029.

Pemerintah menargetkan program dapat diperluas secara nasional, bahkan dikombinasikan dengan program Makan Bergizi Gratis.

Untuk menjaga kualitas, beras fortifikasi wajib memenuhi standar yang telah ditetapkan melalui SNI 9314:2024 dan SNI 9372:2025.

Sebagai catatan, beras fortifikasi di pasaran termasuk kategori beras khusus dengan harga yang umumnya lebih tinggi dari beras premium.

Namun dalam program bantuan ini, masyarakat penerima akan mendapatkannya secara gratis.

Adapun penyaluran bansos beras reguler dengan kualitas medium dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) masih akan terus berjalan pada Oktober–November melalui Bulog.

Editor : Ali Mustofa
#Badan Pangan Nasional (Bapanas) #beras fortifikasi #bansos