LIMA PULUH KOTA – Jalur utama yang menghubungkan Riau dan Sumatera Barat lumpuh total akibat longsor di kawasan Kelok 9, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (18/9) sekitar pukul 19.00 WIB, menutup akses kedua arah dan menghentikan arus kendaraan.
Kasat Lantas Polres Kampar, AKP Wulan, mengonfirmasi bahwa material longsor yang terdiri dari tanah bercampur batu menutupi seluruh badan jalan, sehingga kendaraan tidak bisa melintas.
Baca Juga: Jalur SNBP 2026 dan TKA, Apa Bedanya?
“Akses Riau–Sumbar tertutup sepenuhnya. Kami terus berkoordinasi dengan rekan kepolisian di Sumbar untuk menanganinya,” ujarnya.
Untuk mencegah kepadatan kendaraan, Satlantas menempatkan petugas di kawasan XIII Koto Kampar.
Selain itu, kepolisian bekerja sama dengan PT Hutama Karya (HK) memberikan himbauan di gerbang tol bagi pengendara yang akan melintas.
“Kami menyiagakan personel di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan mengimbau pengendara agar memutar balik,” tambah Wulan.
Masyarakat, terutama warga Riau yang ingin menuju Sumbar, diimbau menunda perjalanan hingga jalur kembali aman.
Hingga Jumat dini hari, proses pembersihan material longsor masih berlangsung.
Lanjut Wulan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini.
Namun arus kendaraan dipastikan belum bisa dibuka sampai pekerjaan pembersihan selesai.
Editor : Ali Mustofa