Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pendaftaran Bintara & Tamtama TNI Gelombang 3 Tahun 2025 Resmi Dibuka: Syarat, Dokumen, dan Cara Daftar yang Wajib Kamu Tahu!

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 19 September 2025 | 02:21 WIB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto

RADAR KUDUS - Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi para pemuda-pemudi Indonesia yang bercita-cita mengabdi kepada negara.

Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) dan TNI Angkatan Laut (AL) resmi mengumumkan pembukaan penerimaan Bintara dan Tamtama PK 2025.

Kesempatan ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA hingga D3/D4/S1 yang siap menjalani pendidikan militer dan ditempatkan di seluruh wilayah NKRI. Panitia menegaskan, seluruh proses pendaftaran gratis, transparan, dan tanpa pungutan biaya.

“Jangan percaya calo atau pihak yang menjanjikan kelulusan. Proses seleksi 100% murni hasil tes dan sidang panitia,” tegas Panpus TNI AD melalui pengumuman resminya.

Jadwal Pendaftaran: Jangan Sampai Terlambat

Bagi yang berminat mendaftar Bintara PK TNI AL, pendaftaran dibuka mulai 15 September hingga 3 Oktober 2025.

Sedangkan TNI AD membuka pendaftaran online sejak 11 September 2025 dan akan ditutup otomatis jika kuota peserta sudah terpenuhi. Jadi, siapa cepat dia dapat.

Calon peserta wajib mendaftar melalui situs resmi berikut:

Dokumen Wajib yang Harus Disiapkan

Setelah mendaftar online, peserta wajib melakukan daftar ulang (validasi) di lokasi pendaftaran dengan membawa dokumen asli dan salinannya:

Syarat Fisik dan Administrasi

Persyaratan umum untuk calon Bintara/Tamtama 2025 antara lain:

Bagi yang memiliki prestasi tingkat nasional (juara 1, 2, 3), sertifikat dapat dilampirkan sebagai nilai tambah saat seleksi.

Tahapan Seleksi Ketat

Seleksi penerimaan prajurit dilakukan bertahap mulai dari tingkat daerah hingga pusat:

  1. Pemeriksaan administrasi (dokumen & identitas)

  2. Tes kesehatan tahap 1 & 2 (kesehatan umum, THT, mata, jantung, paru)

  3. Tes jasmani (lari 12 menit, push-up, sit-up, pull-up, shuttle run, renang)

  4. Tes psikologi & mental ideologi

  5. Litpers (penelitian personel) untuk memastikan rekam jejak bersih

  6. Sidang Panda di tingkat daerah

  7. Sidang Pusat di Lapetal Malang bagi peserta yang lolos seleksi daerah

Peserta yang lulus seleksi daerah akan dikirim ke Malang dengan biaya negara. Jika gagal di pusat, peserta dipulangkan dengan biaya negara pula.

Aturan Penting: Satu NIK Satu Kesempatan

Panitia menekankan, satu NIK dan satu nomor BPJS hanya dapat digunakan untuk mendaftar sekali. Artinya, jika sudah mendaftar jalur Bintara, tidak bisa lagi mendaftar Tamtama, dan sebaliknya.

Namun, jika seorang calon gagal seleksi tingkat daerah untuk jalur Bintara dan jadwal validasi Tamtama masih terbuka, ia diperbolehkan mencoba mendaftar Tamtama dengan prosedur resmi.

Komitmen Bebas Calo & Suap

Seluruh peserta dan orang tua diminta menandatangani surat pernyataan bebas KKN. Jika terbukti melakukan suap atau intervensi terhadap panitia, peserta akan langsung dinyatakan gugur bahkan jika sudah menjalani pendidikan.

“Kualitas prajurit ditentukan oleh integritas dan kemampuan, bukan uang. Jangan sekali-kali tergoda iming-iming jaminan kelulusan,” tegas panitia.

Kesempatan Karier dan Masa Depan

Bergabung menjadi prajurit Bintara/Tamtama bukan hanya tentang mengenakan seragam loreng, tetapi juga tentang membangun karier dengan masa depan terjamin.

Selain gaji dan tunjangan, prajurit juga mendapat kesempatan sekolah lanjutan, penugasan ke berbagai wilayah, bahkan ke luar negeri.

Mabes TNI berharap antusiasme pendaftar tinggi, sehingga proses regenerasi prajurit bisa berjalan optimal.

Editor : Mahendra Aditya
#tni ad #TNI AD 2025 #tamtama #rekrutmen tni ad GELOMBANG 3 #Bintara PK TNI AL #pendaftaran