RADAR KUDUS - Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi para pemuda-pemudi Indonesia yang bercita-cita mengabdi kepada negara.
Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) dan TNI Angkatan Laut (AL) resmi mengumumkan pembukaan penerimaan Bintara dan Tamtama PK 2025.
Kesempatan ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA hingga D3/D4/S1 yang siap menjalani pendidikan militer dan ditempatkan di seluruh wilayah NKRI. Panitia menegaskan, seluruh proses pendaftaran gratis, transparan, dan tanpa pungutan biaya.
“Jangan percaya calo atau pihak yang menjanjikan kelulusan. Proses seleksi 100% murni hasil tes dan sidang panitia,” tegas Panpus TNI AD melalui pengumuman resminya.
Jadwal Pendaftaran: Jangan Sampai Terlambat
Bagi yang berminat mendaftar Bintara PK TNI AL, pendaftaran dibuka mulai 15 September hingga 3 Oktober 2025.
Sedangkan TNI AD membuka pendaftaran online sejak 11 September 2025 dan akan ditutup otomatis jika kuota peserta sudah terpenuhi. Jadi, siapa cepat dia dapat.
Calon peserta wajib mendaftar melalui situs resmi berikut:
-
TNI AD: https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/tamtama-ad atau https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/bintara-ad
-
TNI AL: https://al.rekrutmen-tni.mil.id
Dokumen Wajib yang Harus Disiapkan
Setelah mendaftar online, peserta wajib melakukan daftar ulang (validasi) di lokasi pendaftaran dengan membawa dokumen asli dan salinannya:
-
Akta kelahiran
-
KTP calon pendaftar dan orang tua/wali
-
Kartu Keluarga
-
Kartu BPJS atau jaminan kesehatan aktif
-
Ijazah dan SKHUN SD, SMP, dan SMA/SMK/MA
-
Untuk lulusan D3/D4/S1 wajib membawa ijazah diploma atau sarjana
-
Fotokopi seluruh dokumen masing-masing 1 rangkap
-
Pas foto hitam putih 4x6 cm (2 lembar) & 3x3 cm (1 lembar)
-
2 stopmap warna biru
Syarat Fisik dan Administrasi
Persyaratan umum untuk calon Bintara/Tamtama 2025 antara lain:
-
WNI dan beriman kepada Tuhan YME
-
Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila & UUD 1945
-
Tidak pernah terlibat tindak kriminal, dibuktikan dengan SKCK
-
Lulus pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani, tidak bertato/tindik (kecuali karena adat), tidak buta warna, dan tidak berkacamata
-
Usia:
-
SMA/SMK/MA: 17 tahun 9 bulan – 22 tahun
-
D3: maksimal 24 tahun
-
D4/S1: maksimal 25 tahun
-
-
Tinggi badan minimal: 163 cm (pria) / 157 cm (wanita), berat badan proporsional
-
Nilai rapor rata-rata minimal:
-
Lulusan 2020: 68
-
Lulusan 2021–2022: 70
-
Lulusan 2023–2025: 75
-
-
Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan hingga dua tahun setelahnya
-
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
-
Memiliki BPJS aktif atau KIS
Bagi yang memiliki prestasi tingkat nasional (juara 1, 2, 3), sertifikat dapat dilampirkan sebagai nilai tambah saat seleksi.
Tahapan Seleksi Ketat
Seleksi penerimaan prajurit dilakukan bertahap mulai dari tingkat daerah hingga pusat:
-
Pemeriksaan administrasi (dokumen & identitas)
-
Tes kesehatan tahap 1 & 2 (kesehatan umum, THT, mata, jantung, paru)
-
Tes jasmani (lari 12 menit, push-up, sit-up, pull-up, shuttle run, renang)
-
Tes psikologi & mental ideologi
-
Litpers (penelitian personel) untuk memastikan rekam jejak bersih
-
Sidang Panda di tingkat daerah
-
Sidang Pusat di Lapetal Malang bagi peserta yang lolos seleksi daerah
Peserta yang lulus seleksi daerah akan dikirim ke Malang dengan biaya negara. Jika gagal di pusat, peserta dipulangkan dengan biaya negara pula.
Aturan Penting: Satu NIK Satu Kesempatan
Panitia menekankan, satu NIK dan satu nomor BPJS hanya dapat digunakan untuk mendaftar sekali. Artinya, jika sudah mendaftar jalur Bintara, tidak bisa lagi mendaftar Tamtama, dan sebaliknya.
Namun, jika seorang calon gagal seleksi tingkat daerah untuk jalur Bintara dan jadwal validasi Tamtama masih terbuka, ia diperbolehkan mencoba mendaftar Tamtama dengan prosedur resmi.
Komitmen Bebas Calo & Suap
Seluruh peserta dan orang tua diminta menandatangani surat pernyataan bebas KKN. Jika terbukti melakukan suap atau intervensi terhadap panitia, peserta akan langsung dinyatakan gugur bahkan jika sudah menjalani pendidikan.
“Kualitas prajurit ditentukan oleh integritas dan kemampuan, bukan uang. Jangan sekali-kali tergoda iming-iming jaminan kelulusan,” tegas panitia.
Kesempatan Karier dan Masa Depan
Bergabung menjadi prajurit Bintara/Tamtama bukan hanya tentang mengenakan seragam loreng, tetapi juga tentang membangun karier dengan masa depan terjamin.
Selain gaji dan tunjangan, prajurit juga mendapat kesempatan sekolah lanjutan, penugasan ke berbagai wilayah, bahkan ke luar negeri.
Mabes TNI berharap antusiasme pendaftar tinggi, sehingga proses regenerasi prajurit bisa berjalan optimal.
Editor : Mahendra Aditya