Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

DPR “Jalan-Jalan” di Australia, PPI Geram: Rakyat Demo, Legislator Liburan

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:50 WIB
Ilustrasi sedang berlibur dengan membawa tas koper
Ilustrasi sedang berlibur dengan membawa tas koper

RADAR KUDUS - Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Australia melayangkan kecaman keras terhadap kunjungan rombongan Komisi XI DPR RI ke Negeri Kanguru.

Di saat Indonesia tengah bergejolak dengan aksi demonstrasi meluas, para legislator justru tertangkap menghadiri ajang Sydney Marathon dan berwisata ke kawasan Blue Mountain.

Ketua Umum PPI Australia, Wildan Ali, menilai langkah itu tidak berempati terhadap kondisi tanah air.

“Kalau alasan resmi adalah kunjungan kerja, mengapa dilakukan di akhir pekan ketika semua kantor pemerintahan di Australia libur?” ujarnya dalam unggahan di akun resmi @ppiaustralia_.

Sorotan Gaya Hidup Mewah Legislator

Wildan menegaskan, publik berhak tahu apa tujuan, manfaat, dan berapa anggaran yang dihabiskan dalam perjalanan ini.

Ia bahkan menyebut kegiatan tersebut bertolak belakang dengan kebijakan pemangkasan anggaran negara, sekaligus memperlihatkan gaya hidup mewah para wakil rakyat.

“Kami menuntut agar Komisi XI DPR segera kembali ke Indonesia, menjawab tuntutan demonstrasi, dan menerima aspirasi rakyat secara langsung,” tambahnya.

Namun hingga kini, sejumlah anggota Komisi XI seperti Dolfie Othniel Frederic Palit, Said Abdullah, Kahar Muzakir, Charles Meikyansyah, hingga Melchias Markus Mekeng belum memberikan klarifikasi.

Indonesia Memanas

Sementara itu, situasi dalam negeri terus memburuk. Demonstrasi yang dipicu oleh polemik tunjangan fantastis anggota DPR semakin meluas setelah insiden tragis menewaskan Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online.

Affan tewas setelah terlindas kendaraan taktis Brimob Polri pada Kamis (28/8/2025). Peristiwa ini menyulut kemarahan publik. Gelombang aksi yang sebelumnya terkonsentrasi di Jakarta kini menyebar ke Bandung, Makassar, Surabaya, Medan, hingga Yogyakarta.

Di Makassar, massa membakar gedung DPRD, sedangkan di Jakarta sejumlah kantor kepolisian dan halte TransJakarta ikut jadi sasaran amarah. Polisi pun menahan tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat, dan kini mereka ditempatkan khusus selama 20 hari untuk menjalani sidang etik.

Jenazah Affan Kurniawan dimakamkan pada Jumat (29/8/2025) di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Ribuan rekan sesama pengemudi ojek online hadir mengenakan jaket kebanggaan mereka.

Sejumlah tokoh politik dan publik figur juga terlihat melayat, di antaranya Anies Baswedan, Jusuf Hamka, hingga politikus PDIP Rieke Diah Pitaloka.

Kematian Affan semakin menyalakan bara kemarahan publik terhadap DPR dan pemerintah.

Di tengah gejolak ini, keberadaan para anggota dewan di luar negeri kian dipandang sebagai simbol ketidakpekaan elit politik terhadap penderitaan rakyat.

Editor : Mahendra Aditya
#Affan Kurniawan Sopir ojol tewas dilindas rantis #DPR ke Australia #demo #affan kurniawan #DPR #australia #Gaji DPR #PPI Australia kecam DPR #perhimpunan pelajar indonesia dunia #perhimpunan pelajar indonesia